Rabu, 22 September 2010

Menebus Rindu Sate Ponorogo

*Jakarta* - *Nama Pengirim: *Yulia Purnamasari
*Email:* y.purnamasari[at]xxx.com

Sate ayam Ponorogo memang terkenal akan rasanya yang manis gurih enak.
Potongan daging ayamnya khas tipis memanjang nyaris tanpa lemak. Namun
sate kambing dan gulai kambing Ponorogo juga tak kalah dahsyat, terutama
di warung nostalgia yang satu ini.

Kalau lebaran tiba hal yang paling dinanti dan saya rindukan adalah saat
pulang ke kampung halaman Ponorogo. Kecintaan kepada makanan khas
kampung halaman tersebut memang tidak bisa diobati dengan apapun.
Walaupun di Jakarta banyak sekali rumah makan yang menawarkan makanan
khas Ponorogo tersebut.

Ponorogo adalah sebuah kabupaten kecil di perbatasan Jawa Tengah dan
Jawa Timur. Mungkin namanya pernah didengar karena kesenian reog dari
Ponorogo sangat terkenal di dunia, sampai-sampai diklaim oleh Malaysia
sebagai kesenian miliknya. Selain kesenian, banyak sekali makanan khas
Ponorogo yang sudah terkenal seperti sate ayam Ponorogo atau es dawet
jabung yang segar rasanya.

Diantara banyaknya makanan lezat kota ini yang paling aku kangeni adalah
sate dan gulai kambing di sudut alun-alun kota Ponorogo yang terkenal.
Meski memang yang lebih diburu untuk oleh-oleh adalah sate ayam dengan
bumbu kacang yang manis gurih dibanding dengan sate kambingnya.

Untuk menebus kerinduan mencicipi sate Ponorogo, saya pun mendatangi
sebuah warung makan sate gulai kambing yang letaknya kira-kira 1 km dari
alun-alun pusat kota Ponorogo. Warung itu kecil sekali terhimpit oleh
bangunan rumah atau toko yang sudah direnovasi di samping kiri kanannya.
Hingga kini warung itu tak berubah, tetap sama kondisinya sejak saya
masih kecil.

Sate kambingnya yang empuk dengan bumbu kecap yang pas yang menjadi
nilai lebih di warung ini. Ditambah dengan gulai kambingnya yang pas
kental kuahnya dilengkapi dengan sambal kacang yang gurih. Sate
kambingnya begitu empuk, meskipun saya juga memesan sate tulang kambing
tetapi rasanya tetap empuk saat dikunyah. Mungkin karena kambing yang
dipakai adalah kambing muda, sehingga dagingnya empuk. Tak heran 20
tusuk sate rasanya masih sangat kurang.

Warung ini sangat laris sekali walau sangat tempatnya sangat sempit.
Apalagi kalau saat lebaran tiba seperti ini, pembeli pasti mengantri
seperti ular untuk mendapatkan tempat duduk. Kembali ke warung ini jadi
mengingatkan saya sewaktu kecil, kalau disuruh untuk membeli gulai
disini pasti saya harus mengantre sampai 3 jam. Fantastis memang karena
saking larisnya warung tersebut. Konon saat lebaran mereka bisa
menghabiskan 50 ekor kambing lebih per harinya.

Makanya kini setiap mudik saya sekeluarga selalu menyempatkan mampir di
warung ini. Kondisi warung yang tak berubah sampai bahkan si ibu
penjualnya masih tetap yang dulu. Rupanya ia tetap awet muda walau
usianya sudah 60 tahun lebih. Saya pun rela sabar mengantre untuk
mendapatkan sate gulai kambing yang dahsyat rasanya tersebut.

* ( dev / Odi ) *

Sumber:
http://www.detikfood.com/read/2010/09/22/124048/1445597/290/menebus-rindu-sate-ponorogo

Selasa, 21 September 2010

Oracle vs Google: Kekayaan Intelektual atau Kekuasaan?

*Penulis: Ahmad Saiful Muhajir* - detikinet

*Jakarta* - Pertengahan Agustus lalu, tiba-tiba terjadi keributan di
dunia Open Source. Dan lagi-lagi, ini soal lisensi. Masalah ini
terbilang cukup besar karena digelontorkan oleh pemain besar, Oracle.
Ya, Oracle menuntut Google atas Android.

Gambaran globalnya adalah Oracle menuntut Google karena dituduh telah
melanggar hak atas kekayaan intelektual milik Java. Java adalah platform
dengan hak paten yang sebelumnya dipegang oleh Sun Microsystems. Karena
Sun Microsystems telah diakuisisi oleh Oracle pada Januari lalu, maka
sekarang Java menjadi hak milik dan tanggung jawab Oracle.

Nah, dalam tuntutan Oracle yang disampaikan juru bicaranya Karen
Tillman, Oracle menuding bahwa dalam pengembangan Android, Google telah
secara langsung dan berulang kali melakukan pelanggaran hak atas
kekayaan intelektual. Pelanggaran yang dimaksud adalah Google
disebut-sebut telah ?mencuri? ide dan kode dari Java untuk digunakan
dalam Android yang sekarang sedang menjadi tren di pasar telepon pintar.

Ada enam paten yang digunakan oleh Oracle untuk menuntut Google, yaitu
(1) proteksi domain dan akses control, (2) metode dan alat untuk proses
dan packaging, (3) model proses dalam runtime, (4) referensi data dan
kode, (5) fungsi dan cara pemanfaatan mesin, dan terakhir adalah (6)
metode inisialisasi.

Pertanyaan yang muncul adalah ada apa sih sebenarnya? Mengapa Oracle
?tiba-tiba? menuntut Google ke pengadilan?

Jika ditilik, memang tidak ada yang baru dari kasus ini. James Gosling,
bapak pembuat Java ini mengatakan ?tidak ada yang mengejutkan? ketika
dimintai tanggapan tentang kasus ini.
*
Awalnya*

Ini semua berawal saat Sun menjadikan Java sebagai open source pada
tahun 2006 lalu untuk mengembangkan sayap dan membesarkan Java. Sejak
saat itu, Java dikembangkan oleh para developer dan teknologi Java
digunakan di berbagai perusahaan hingga pusat-pusat data. Salah satu
perusahaan besar yang turut mengembangkan Java adalah Google. Dalam
kolaborasinya dengan perusahaan lain yang juga menggunakan dan
mengembangkan Java, Google kemudian menjadi bagian dari Java Community
Process (JCP). JCP adalah sebuah badan yang bertugas membuat
standar-standar untuk Java.

Setelah beberapa tahun berjalan, muncullah Java Micro Edition atau lebih
dikenal dengan Java ME. Sama seperti sebelumnya, Sun juga membebaskan
Java ME untuk para pengembang. Namun karena pasar yang bagus, Sun
membujuk perusahaan besar yang ingin mengembangkan Java ME untuk membeli
lisensi dan masing-masing perusahaan bebas untuk membuat produk apapun
dari Java ME. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain adalah Nokia,
Research In Motion (RIM), Motorola, LG, Samsung, Vodafone dan juga T-Mobile.

Melihat pasar ponsel pintar ke depan cukup bagus, Google tidak mau kalah
sehingga pada tahun 2007 Google membeli Android dan mendirikan Open
Handset Alliance bersama perusahaan besar lain seperti NVidia, Sony
Ericsson, Samsung dan lain sebagainya untuk menaungi Android. Jalan yang
ditempuh Google ini terbilang halus karena meskipun memanfaatkan
teknologi Java, Google tidak berkewajiban untuk membayar lisensi atau
berurusan dengan itu.

Mulai dari sinilah permasalahan timbul dan sejak saat itu Sun-Google
berusaha membuat kesepakatan bersama namun tak juga mendapatkan jalan
keluar walau berlangsung selama lebih dari 3 tahun.
*
Masalah Sebenarnya *

Sebenarnya masalahnya bukanlah pada Android, melainkan pada Dalvik
Virtual Machine (Dalvik). Dalvik adalah sebuah mesin virtual independen,
baru dan dibuat khusus untuk Android. Dalvik ini adalah produk hasil
?turunan? dari Apache Harmony yang notabene berasal dari Java. Nah,
meskipun Dalvik adalah mesin virtual yang sama sekali baru sekaligus
berbeda dengan Java Virtual Machine, namun hampir sebagian besar (kalau
tidak bisa dikatakan semuanya) library dalam Dalvik diambil dari Java.

Ini adalah jalan berbeda yang menguntungkan bagi Google, ditambah kelak
Android menjadi sistem operasi telepon pintar yang mendunia dan hampir
mengalahkan iOS. Hal ini pula yang membuat Sun sakit hati karena Android
membuat produk hasil Java ME tidak laku. Keuntungan dari penjualan
lisensi Java ME pun merosot.

Sayangnya, membawa perkara ke pengadilan untuk menang bukan sifat Sun.
Sun adalah perusahaan yang memfokuskan diri pada pengembangan dan tidak
(terlalu) berorientasi pada bisnis. Nah, ketika akhirnya Sun diakuisisi
oleh Oracle, masalah inipun mendapatkan dukungan dan angin segar. Karena
Oracle adalah perusahaan yang mementingkan bisnis maka Oracle mengangkat
kembali isu ini dan dibawalah ke pengadilan.

Melihat dari sejarah, maka ada dua kemungkinan motif tuntutan Oracle
atas Google. Pertama adalah menegakkan lisensi Java dan kedua adalah
kekuasaan dan uang. Namun jika melihat dari sejarah dan perjalanan kasus
ini, motif terakhir nampak lebih kuat ditambah latar belakang Oracle.
Dengan kekuasaan Google atas Open Handset Alliance dan pesatnya
penjualan atas Android, maka wajar jika akhirnya Oracle merasa iri dan
menginginkan keduanya.

Selain itu, keluarnya James Gosling dan Jonathan Schwartz juga bisa jadi
sebuah pertanda. Kedua sesepuh Sun ini memutuskan keluar dari Oracle
sesaat setelah Sun dibeli. Dalam sebuah kesempatan, masing-masing juga
mengakui saat proses negosiasi akusisi Oracle membicarakan tentang kasus
ini.

Nah, andai kata Oracle berhasil memenangkan kasus ini maka mereka akan
mendapatkan dua hal sekaligus yaitu kekuasaan dan uang. Siapa sih yang
tidak menginginkan kedua hal tersebut?

Saiful Muhajir *Tentang Penulis: */Ahmad Saiful Muhajir adalah penggiat
dan pemerhati Open Source yang pernah aktif di Jawa Tengah Open Source
Center./

* ( wsh / wsh ) *

Sumber:
http://www.detikinet.com/read/2010/09/21/162539/1444944/399/oracle-vs-google-kekayaan-intelektual-atau-kekuasaan

Merawat Aki Menggunakan Bodrex

Bodrex yang sudah terkenal sebagai obat sakit kepala di Indonesia
rupanya memiliki efek samping yang dapat kita ambil manfaatnya untuk
memperbaiki aki motor / mobil kita.

Hal ini sudah saya buktikan bersama ayah saya. Aki motor yang sudah lama
tidak berfungsi karena sel-sel yang ada di dalamnya sudah aus / mati,
setelah diberi Bodrex bisa aktif dan berfungsi kembali. Rupanya reaksi
campuran bahan kimia dan soda yang ada di dalam Bodrex bisa
me-reduksi-oksidasi larutan H2SO4 dalam aki sehingga bisa berungsi kembali.

Cara-cara
1. Lepas Aki dari motor / mobil Anda

2. Sedot air dalam setiap sel aki menggunakan suntikan tinta printer
(kalau tidak ada, ya seadanya saja)

3. Tuangkan air aki ke dalam botol kosong.

4. Masukkan satu tablet Bodrex yang sudah dilumatkan menggunakan sendok
ke dalam botol

5. Tutup botol dan kocoklah sepuasnya.

6. Masukkan kembali air aki yang sudah tercampur ke dalam aki
(menggunakan suntikan tinta printer)

7. Charge Aki selama kurang lebih 5 menit agar campuran benar-benar aduk

8. Pasang Aki ke motor / mobil Anda.

9. Coba performanya

Tips ini didapat dari seorang pegawai bengkel

Info: www.topcar1.tk <http://www.car-bebep.blogspot.com>

Percayakah?????
ak akan coba lakukan itu.....

Jumat, 17 September 2010

Makanan Pengusir Stres

Jumat, 17/9/2010 | 12:57 WIB

*KOMPAS.com - *Makanan membantu kita melawan stres dengan berbagai cara.
Beberapa jenis makanan bisa mendorong tingkat serotonin, zat kimiawi
dalam otak yang membantu menenangkan. Makanan lain bisa mengurangi
tingkat kortisol dan adrenalin, yakni hormon stres yang lama kelamaan
berefek tak baik pada tubuh. Makanan bernurtrisi bisa mengalihkan dampak
stres dengan meningkatkan sistem imun tubuh dan mengurangi tekanan
darah. Berikut di antaranya:

*Karbohidrat Kompleks*
Karbohidrat memberi sinyal otak untuk mengeluarkan serotonin. Supaya
tidak kekurangan zat ini, asuplah makanan dengan karbohidrat kompleks
yang dicerna perlahan. Pilihan tepat untuk mengkonsumsi whole-grain,
seperti sereal sarapan, roti, pasta, serta oatmeal. Karbohidrat kompleks
bisa bantu tubuh untuk menyeimbangkan level gula dalam darah.

*Karbohidrat Sederhana*
Untuk diketahui, karbohidrat sederhana, seperti makanan manis dan soda
bisa mencetuskan serotonin dalam waktu singkat, namun sementara. Tak
heran, wanita ingin mengudap makanan manis, seperti cokelat atau minuman
bersoda saat sedang gundah.

*Jeruk*
Seperti diketahui, buah ini sangat kaya akan vitamin C. Menurut studi,
vitamin C bisa mengurangi level hormon stres sambil menguatkan imun
tubuh. Jika Anda tahu akan menghadapi masa penuh tekanan/stres, Cobalah
untuk mengasup suplemen yang kaya vitamin C. Dalam suatu studi, tekanan
darah dan level stres seseorang beranjak normal lebih cepat ketika orang
tersebut mengkonsumsi vitamin C 3 ribu miligram sebelum melakukan
pekerjaan yang penuh tekanan.

*Bayam*
Magnesium dalam bayam membantu meregulasi kortisol dan cenderung
berfungsi saat sedang berada di bawah tekanan. Terlalu sedikit magnesium
dalam tubuh bisa memicu pusing dan kelelahan, yang merupakan efek stres.
Satu cangkir bayam bantu mengisi kebutuhan magnesium dalam tubuh. Tak
suka bayam? Coba konsumsi kacang kedelai atau salmon.

*Lemak Ikan *
Asam lemak omega-3 yang ditemukan pada ikan tuna dan salmon bisa
mencegah hormon stres dan menjaga jantung jauh dari penyakit.
Konsumsilah sekitar 3 ons lemak ikan dua kali seminggu.

*Teh Hitam*
Riset mengatakan, teh hitam bisa membantu Anda pulih dari tekanan stres
lebih cepat. Sebuah studi yang membandingkan antara orang yang minum 4
cangkir teh per hari selama 6 minggu dan orang yang diberikan kesan
minum teh mengatakan, orang yang minum teh setiap hari melaporkan merasa
lebih tenang, serta level kortisol yang rendah. Sementara peminum kopi,
cenderung memiliki level kortisol tinggi.

*Pistachio*
Kacang pistachio bisa melunakkan dampak stres pada tubuh. Adrenalin
meningkatkan tekanan darah dan membuat jantung Anda berdebar karena
stres. Makan segenggam pistachio per hari bisa menurunkan tekanan darah.

*Almon*
Kacang almon sangat penuh vitamin. Ada vitamin E untuk mendorong sistem
imun tubuh, plus rangkaian vitamin B, untuk membantu tubuh melawan
stres. Konsumsilah sekitar seperempat cangkir per hari.
*
Wortel*
Sayuran mentah yang renyah bisa membantu mengurangi efek stres dengan
cara mekanikal. Misal, wortel, mentimun, atau seledri harus digigit,
sehingga rahang harus bekerja menggigit untuk mengurangi tekanan kepala
yang tegang.

*Susu*
Ternyata, kalsium pada susu mengurangi kejang pada otot dan mengurangi
ketegangan, dan membantu mengurangi ketegangan, serta perubahan mood
yang dihubungkan dengan PMS. Disarankan untuk mengkonsumsi susu rendah
lemak atau susu skim.


*NAD*

*Editor: Nadia Felicia*

*Sumber: WebMD*
Makanan Pengusir Stres
Sumber:
http://female.kompas.com/read/xml/2010/09/17/12570873/Makanan.Pengusir.Stres

Selasa, 07 September 2010

Serundeng Garing dan Enak

*Odilia Winneke* - detikFood


*Jakarta* - Kelapa parut kering ini terlihat sepele. Namun, rasa gurih
legit dan aroma harumnya bakal bikin keupat komplet jadi makin enak
saja. Serundeng yang kuning, garing dan legit ternyata juga tak sulit
dibuat sendiri. Bisa dibuat beberapa hari sebelum lebaran tiba. Yuk,
intip tips praktisnya!

*Kelapa:* Bahan utam serundeng adalah kelapa. Pilihlah kelapa yang muda
tetapi tidak terlalu lembek, agak sedikit keras teksturnya. Sebaiknya
pilih jenis kelapa yang merah agar serundeng lebih cantik tampilannya.
Kupas bersih kelapa lalu bilas air hingga lendir di bagian dalamnya
larut lalu tiriskan. Parut kelapa dengan parutan tajam dengan arah
vertikal sehingga seratnya memanjang.

*Bumbu: *Untuk 1 butir kelapa sedang, siapkan bumbunya berupa 5 siung
bawang putih,1 buah cabai merah (bisa ditambah jika suka pedas), 1 sdt
ketumbar, 1 sdt garam, 50 g gula merah yang disisir halus. Haluskan
semua bumbu lalu satukan dengan 3 lembar yang diiris kasar, 1 lembar
daun salam dan 1 cm lengkuas yang dimemarkan.

*Menyangrai:* Siapkan wajan besi, panaskan di atas api sedang. Aduk
kelapa parut dan bumbu hingga rata lalu masukkan ke dalam wajan.
Aduk-aduk terus hingga kelapa mengering dan wangi. Jika terasa terlalu
panas, kecilkan api. Jangan memakai api besar karena api besar akan
membuat serundeng gampang hangus.

Proses mengaduk juga tidak bisa sesekali dihentikan karena adukan akan
membuat serundeng kuning merata, kering dan cantik. Setelah kuning
merata dan kering. Angkat serundeng dan dinginkan lalu simpan dalam
wadah bertutup. Serundeng bisa tahan disimpan hingga sebulan.

*Variasi:* Variasi serundeng bisa dengan menambahkan ebi yang ditumbuk
halus, kacang tanah goreng atau kacang kedelai goreng. Bisa juga
ditambahkan irisan daging has sapi sehingga menjadi daging serundeng.
Untuk penyajian, selain sebagai taburan ketupat komplet juga bisa
ditumbuk halus sebagai paduan ketan kukus atau ketan kuninga kukus.

* ( dev / Odi ) *

Sumber:
http://www.detikfood.com/read/2010/09/07/111802/1436614/482/serundeng-garing-dan-enak

Senin, 06 September 2010

Pasir Hisap-Quick sand

Baca2 tentang Quick sand yuuuuuu..........
Belom pernah liat nih, kalo ke pantai ada gak yah?:rolleyes::rolleyes:

Dapat mengisap manusia ke lubang tak berdasar
Pasir hidup adalah mekanisme paling unik alam semesta, ia mungkin
terpendam di pantai tepi sungai atau bahkan mungkin di halaman belakang
sekitarnya, dengan tenang menunggu orang-orang mendekat, membuat orang
sulit maju ataupun mundur. Pada tahun 1692, di pelabuhan Jamaika, pernah
terjadi pasir hidup yang terbentuk dari larutan tanah akibat gempa,
belakangan menyebabkan 1/3 kota hilang, dan tragedi yang menewaskan 2000
jiwa manusia. Danau yang tampak tenang di selatan Inggris, fyord atau
teluk sempit di Alaska yg indah tapi berbahaya dan daerah lainnya pernah
terjadi peristiwa manusia terperangkap ke dalam pasir hidup. Namun,
sebagian besar orang kerap tdk pernah menjumpai pasir hidup, apalagi
menyaksikan sendiri orang terperosok ke dalam pasir hidup atau
mengalaminya sendiri. Kesan orang-orang terhadap pasir hidup terutama
berdasarkan berbagai film yang ditontonnya. Suasana atau pemandangan
yang diciptakan dalam film melukiskan pasir hidup adalah suatu momok
yang dapat mengisap manusia ke lubang tak berdasar.

Akan larut jika permukan Quicksand terganggu
seorang ilmuwan dari Universitas Amsterdam, Belanda yakni Daniel Bonn
pernah menemui seorang gembala setempat. Sang gembala menunjuk pasir
hidup sambil berkata pada Bonn, bahwa pernah ada unta terperosok ke
dalam kemudian lenyap tak berbekas.lalu segera ia melakukan penyelidikan
terkait setelah kembai ke negaranya. Ia membawa sampel pasir ke Belanda
dan menganalisis komposisinya. Setelah menemukan bahwa campuran tersebut
terdiri atas pasir berkualitas tinggi, tanah liat, dan air garam, Bonn
bersama timnya membuat tiruan pasir hisap dalam jumlah besar.

Ia mengamati dan menganalisa dengan cermat puluhan film yg melukiskan
pemandangan pasir hidup yang menelan manusia itu, dan mendapati bahwa
gambaran yang dilukiskan film-film ini sepenuhnya salah dan keliru.
Kemudian, di dalam laboratoriumnya, Bonn mencampurkan pasir, tanah liat
dan air garam, membentuk sebuah maket pasir hidup dalam ruangan kecil
untuk diteliti. Setelah percobaan secara berulang-ulang, personel
peneliti yang dipimpin Bonn mendapati, bahwa perlu waktu beberapa hari
untuk membuat pasir menjadi lengket. Sebaliknya sangat mudah kalau
hendak menghilangkan viskositasnya (sifat merekat), yakni cukup diberi
tekanan yg pas di permukaannya. Permukaannya akan segera "larut" dengan
cepat jika mendapat gangguan gerak, pasir di permukaan akan menjadi
gembur (lembek), dan pasir di lapisan yang dangkal juga akan merosot ke
bawah dengan cepat. Gerakan perpindahan ini membuat benda yang bergerak
di permukaan pasir tenggelam ke bawah, kemudian seiring dengan
meningkatnya kedalaman penenggelaman tersebut, pasir yg jatuh ke bawah
melalui gerakan perpindahan dari lapisan atas perlahan-lahan akan
menyatu, lalu akan menciptakan endapan yang tebal, sehingga viskositas
atau sifat merekat pasir bertambah cepat, mencegah obyek terperosok
lebih jauh.

Butuh kekuatan mengangkat sebuah mobil
Menurut hasil penelitian, bahwa orang yang terperosok ke dalam pasir
hidup umumnya tidak bisa bergerak, densitas pasir yang meningkat
kemudian merekat di bagian anggota badan bawah yang terperosok dalam
pasir hidup tersebut, membentuk tekanan yang sangat besas pada tubuh,
membuat kita sangat sulit mengeluarkan tenaga. Orang yang sangat besar
tenaganya sekalipun juga sulit dalam waktu singkat bisa mengeluarkan
korban yang terperangkap dalam pasir hidup tersebut. Setelah dikalkulasi
peneliti terkait, bahwa untuk mengeluarkan satu kaki korban yg
terperangkap dengan kecepatan 1 cm/ detik saja butuh kekuatan 100 ribu
Newton, atau kurang lebih setara dengan kekuatan mengangkat sebuah mobil
ukuran sedang. Kecuali dibantu dengan mobil Derek, jika tidak sulit
sekali mengeluarkan korban yang terperangkap dalam pasir hidup tersebut
dalam waktu singkat. Hasil penelitian terkait juga menunjukan, menurut
hitungan kekuatan ini, jika secara paksa menyeret korban, maka sebelum
pasir hidup "melepaskan" korban yang terperangkap, tubuh korban sudah
putus tertarik oleh kekuatan yang besar itu. Resiko yang diakibatkan
tindakan demikian jauh lebih berbahaya dibanding membiarkan korban tetap
berada dalam pasir hidup tersebut untuk sementara waktu.

Bagaimana menyelamatkan diri dari perangkap
Sebenarnya sebagian besar pasir hidup tidak jauh berbeda dengan pasir
pada umumnya, tidak menyeramkan sebagaimana yang dilukiskan dalam film.
Secara prinsipal, ia hanya pasir yang telah diresapi air, karena friksi
(gaya gesek) antar butiran pasir berkurang, sehingga menjadi campuran
pasir dan air setengah cair yg sulit mendukung. Pasir hidup biasanya
dijumpai di sekitar pantai.
Menurut Benn, bahwa hanya ada satu keadaan pasir hidup dapat
menenggelamkan manusia (mati tenggelam), yaitu ketika bagian kepala
lebih dulu masuk ke dalam, namun kemungkinan terperosok dengan cara
demikian sangat kecil. Orang yang terperosok ke dalam pasir hidup hanya
merasakan sedikit tekanan pada bagian dada, agak sulit bernapas, tidak
akan mengancam jiwa. Air pasang di dekat pasir hidup barulah musuh yang
menakutkan bagi korban yg terperangkap.

Orang-orang keliru menafsirkan bahwa dengan menggoyangkan kaki bisa
melonggarkan pasir di sekitar badan, sehingga dengan demikian dapat
membantu anggota badan untuk keluar dari dalam pasir. Ilmuwan terkait
menuturkan, sebetulnya bukan begitu, gerakan demikian hanya akan
mempercepat endapan tanah liat, memperkuat viskositas (sifat merekat)
pasir hidup, meronta membabi buta hanya akan membuat korban terperosok
lebih dalam.
Benn mengatakan, "cara untuk terlepas dari pasir hidup tetap ada, yaitu
korban yang terperangkap harus menggerakkan secara perlahan kedua
kakinya, agar air dan pasir semaksimal merembes masuk ke daerah hampa,
dengan begitu akan dapat mengurangi tekanan badan si korban, sekaligus
membuat pasir agar perlahan-lahan menggembur. Selain itu, sang korban
juga harus berusaha agar anggota badannya terpisah, sebab jika area
permukaan pasir yg disentuh badan semakin besar, maka daya apung yang
didapat akan semakin besar. Asalkan korban memiliki kesabaran yang
cukup, dengan gerakan yang cukup tenang dan santai, maka secara perlahan
pasti akan terbebas dari perangkap pasir hidup.

Selain itu hasil penelitian juga mendapati, saat suatu obyek terperosok
ke dalam pasir hidup, kecepatan terbenamnya ditentukan oleh densitas
obyek tersebut. Densitas pasir hidup umumnya 2 g/milliliter, sedangkan
densitas manusia adalah 1g/milliliter. Di bawah densitas demikian, tubuh
manusia yang terbenam ke pasir hidup tidak akan mati tenggelam, kerap
akan berhenti sampai sebatas pinggang.

Selain itu peneliti juga mendapati, bahwa meskipun sejumlah obyek yang
berdensitas lebih besar dari pasir hidup, tapi tetap bisa mengapung di
atas pasir hidup. Dalam percobaan terkait, mereka kemudian meletakkan
bola aluminium yang berdensitas 2.7g/mililiter di atas permukaan pasir
hisap. Dan meskipun densitasnya lebih besar dari pasir hidup. Namun
karena mendapat pengaruh daya apung pasir hisap dan tegangan pasir, maka
bola aluminium tetap bisa dengan tenang berada di permukaan pasir hidup.
Bola tersebut tidak tenggelam hingga para peneliti menggetarkan pasir
hisap dan membuat gerakan yang menyebabkan campuran lebih cair. Ketika
melakukan hal ini, bola aluminium benar-benar seluruhnya tenggelam.

Namun saat menggunakan bola aluminium yang memiliki kerapatan sama
dengan manusia yang berarti lebih rendah daripada kerapatan pasir hisap,
bola tersebut tidak pernah tenggelam walaupun campuran diperlakukan
dengan kasar. Jatuhnya objek ke pasir hisap menyebabkan pastikel pasir
bercampur air kehilangan kestabilan. Jika terus diberi tekanan, campuran
tersebut akan berubah menjadi lebih cair di permukaan dan sangat padat
di dasarnya. "Semakin besar tekanannya, semakin banyak cairan yang
terbentuk di pasir hisap sehingga gerakan korban membuatnya terperosok
semakin dalam," kata Daniel Bonn, pemimpin penelitian dari University of
Amsterdam sebagaimana ditulis dalam jurnal Nature edisi 29 September.
Berdasarkan pengukuran terhadap peralatan aluminium ini, meningkatkan
tekanan fisik ke partikel sebesar 1 persen menyebabkan kecepatan
tenggelamnya naik sejuta kali. Bonn menambahkan bahwa menarik benda dari
pasir pada tahap ini membutuhkan kekuatan setara mengangkat mobil
berukuran menengah.

Sabar dan tenang
"Yg paling berbahaya adalah apabila pasir hisap cenderung menarik dengan
cepat," katanya. Tapi, kesabaran dapat menyelamatkan Anda. Jika ditunggu
dengan sabar, partikel pasir lambat laun akan stabil sehingga daya apung
campuran tersebut akan mengangkat Anda ke atas.

Kami mengetahui bahwa lapisan pasir di bawahnya lebih rapat sedangkan
air lebih banyak di lapisan atas. Lapisan pasir yang sangat pekat di
bawah sangat sedikit mengandung air sehingga sulit melepas kaki yang
terperosok ke dalamnya," lanjut Bonn. Sarannya, tetaplah tenang dan
biasanya Anda akan terapung. Luruskan punggung Anda untuk memperluas
area yang bebas dan tunggu hingga kaki bebas dari pasir. Bonn juga
menyarankan agar kaki bergerak untuk mengendalikan air sehingga Anda
terapung. "Anda harus memasukkan air ke dalam pasir dan cara yang paling
mudah adalah memutar-mutar sekitar kaki di dalam pasir hisap," tambahnya.
Saran tersebut kemungkinan besar benar. Buktinya, bola aluminium kedua
dalam percobaan ini tidak tenggelam lebih dari setengah bagian. Meskipun
bola tersebut hanya empat milimeter diameternya, kerapatannya sama
dengan manusia sehingga bisa digunakan sebagai model manusia.


Sumber:
Forum Kompas
cari disini ajah:
www.letmegooglethatforyou.com