Senin, 27 Juni 2011

Kiat Sederhana Memilih Jurusan TI

*Rachmatunisa* - detikinet


*Jakarta* - Memilih jurusan yang tepat saat akan melanjutkan pendidikan
ke jenjang yang lebih tinggi terbilang gampang-gampang susah, termasuk
ketika memutuskan akan berkuliah di bidang teknologi informasi (TI).
Jangan khawatir, kita hanya perlu memperhatikan kiat sederhana seperti
berikut ini.

Akademisi TI I Made Wiryana menekankan, nomor satu adalah kemauan.
Ketika memutuskan untuk mempelajari bidang TI, sama seperti bidang
lainnya, maka yang pertama adalah kemauan kuat dari calon mahasiswa itu
sendiri.

"Yang menjadi kendala, kita malas belajar teori. Misalnya kalau mau ahli
di bidang /security/, harus menguasai teorinya. Ingin jadi programmer,
porsi belajar matematika dan fisikanya lebih banyak. Harus sabar dan
tekun," kata Made saat dihubungi *detikINET*, Senin (27/6/2011).

Kedua, menurut dosen di Universitas Gunadarma ini adalah calon mahasiswa
yang akan mengambil bidang TI harus sudah tahu minat dan ketertarikannya
saat menentukan jurusan yang dipilihnya.

"Orang itu harus tahu maunya apa, sukanya apa. Misalnya kalau suka
dengan media, pilih yang lebih condong ke /new media/. Lebih suka dengan
teknik, ambil sistem komputer atau yang suka mendesain sistem pilih
sistem informasi," lanjut pria berkacamata ini.

Dia juga mengatakan, penyerapan tenaga kerja untuk bidang TI sangat
potensial. Karena menurutnya, TI dipakai dan diperlukan di segala
bidang. "permintaannya sangat besar, mulai dari institusi pemerintahan
hingga perusahaan swasta dan berbagai bidang perlu TI," tutupnya.

Sumber:
http://www.detikinet.com/read/2011/06/27/123803/1669413/398/kiat-sederhana-memilih-jurusan-ti

Rabu, 22 Juni 2011

Risiko bila Minum Soda Terlalu Sering

SAAT kita meminum soda, gula dan kafein segera menyeruak ke dalam tubuh
memangkas energi kita. Meski sudah tahu mengenai gambaran buruk efek
meminum soda, tetap saja banyak yang merasa tak keberatan dengan itu.

Hanya sedikit yang benar-benar peduli. Yang perlu diketahui di sini
adalah bukan efek kita meminum soda hari ini, tapi efeknya dalam jangka
panjang. Berikut gambaran singkat, dalam beberapa tahun, apabila kita
terlalu sering meminum soda.

1. Anda akan lebih gemuk
Menurut penelitian di Nurse Health Study yang memantau kesehatan 90 ribu
perempuan selama delapan tahun menyebutkan minum soda tunggal setiap
hari dalam seminggu ditambah menambah berat 4,5 kg dalam empat tahun.

2. Risiko diabetes meningkat
Dalam studi Nurses Health juga, dikatakan perempuan yang meminum
setidaknya satu minuman berpemanis dua kali lebih mungkin untuk mengidap
diabetes tipe 2 jika dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsi
minuman ini.

3. Lebih berisiko penyakit jantung
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2007 dalam jurnal
Circulation dari American Heart Association, orang yang minum soda
setiap hari selama empat tahun memiliki risiko 25 persen lebih besar
mengalami peningkatan kadar gula darah dan 32 persen lebih mungkin
mendapatkan kolesterol baik, Studi Nurses Health juga menemukan bahwa
perempuan yang minum lebih dari dua minuman manis per harinya memiliki
risiko 40 persen lebih tinggi mengalami serangan jantung atau kematian
akibat penyakit jantung jika dibandingkan dengan perempuan yang jarang
minum minuman manis.

4. Cenderung tidak sehat
Dalam beberapa penelitian, termasuk studi yang dipublikasikan dalam
Circulation 2007, menunjukkan bahwa soda diet memiliki beberapa efek
yang sama pada kesehatan seperti minuman soda biasa, walaupun memiliki
tidak atau mengandung sangat sedikit gula. Mengapa? Karena, minum soda
biasanya merupakan bagian dari gaya hidup keseluruhan yang tidak sehat.


Sumber:
http://m.mediaindonesia.com/index.php/micom/sehat_read/2011/06/22/4164/3/Risiko_bila_Minum_Soda_Terlalu_Sering

Popularitas Android Bangkitkan Era Buku Digital

*Fajar Widiantoro* - detikinet

Pertumbuhan sistem operasi dan perangkat Android yang cukup tinggi
menjadi pemicu pertumbuhan konten buku-buku digital di Indonesia. OS
besutan Google itu bahkan dinilai lebih merangkul semua kalangan
dibanding kompetitornya.

Fenomena ini pun dimanfaatkan oleh PT Informotics Digital Persada yang
siap menyulap buku produk para penerbit menjadi eBook.

Kepada *detikINET*, Ardiansyah selaku CEO Informotics mengatakan bahwa
pihaknya segera menyiapkan 'mall digital', agar para pembaca langsung
bisa membeli kumpulan buku digital yang tersedia.

Mall atau kedai buku digital ini tentunya tidak merepotkan para pembaca
untuk masalah registrasi dan pembelian. Bagi sebagian orang, membeli
buku di iPad dengan harga dolar terkadang membuat malas. Hal ini yang
membuat pertumbuhan konten buku digital kurang melesat.

Tetapi dengan hadirnya platform Android, diharapkan bisa lebih
menjangkau semua kalangan. Ardiansyah menilai Android sangat pas sebagai
pemicu pertumbuhan konten buku digital.

"Sangat bagus, kuncinya adalah platform matang dan banyak konten buku
tablet menjawab tantangan masyarakat digital. Harapan kita memenuhi
aplikasi itu," paparnya ketika dihubungi *detikINET*, Rabu (22/6/2011).


*Operator Menjadi Kunci*

Sejalan dengan itu, ia menambahkan bahwa salah satu pemegang peran
penting dalam pertumbuhan eBook adalah operator. Pihaknya saat ini
sedang melakukan penjajakan dengan dua operator besar terkait model
bisnis yang digunakan.

Nantinya para pembeli eBook akan langsung mendapat akses ke toko
aplikasi via tablet Android yang dipasarkan. Akan ada tiga model
pembayaran yang langsung dipotong dari pulsa konsumen.

"Yang pertama adalah /pay for download/, kemudian model langganan
unlimited mulai dari harian, mingguan, dan bulanan, dan yang terakhir
adalah /quota based/ tergantung berapa jumlah data yang diunduh," lanjut
bos Informotics tersebut.

Buku-buku digital tersebut akan diproduksi dalam format .ePub atau .Pdf.
Sebuah buku kira-kira memiliki ukuran antara 500kb sampai 2 MB. Setelah
berfokus ke Android, Informotics berencana menjajah pasar iPad, baru
setelah itu BlackBerry PlayBook. "Kita akan ada di ketiga perangkat
itu," tutup Ardiansyah.

Sumber:
http://www.detikinet.com/read/2011/06/22/143343/1666138/317/popularitas-android-bangkitkan-era-buku-digital

Fakultas Teknik UI Gelar Pelatihan Sistem Audio

Fakultas Teknik jurusan Elektro Universitas Indonesia bekerja-sama
dengan Harry Kiss Production menggelar pelatihan bernama Audio System
Engineer Training (Aset) di Universitas Indonesia, Depok, mulai 27 Juni
hingga 30 Juni 2011 mendatang.

Maraknya dunia hiburan di Indonesia saat ini membuka peluang bagi para
ahli untuk audio sistem suara dan pengatur suara /(system engineer dan
sound engineer)/ memenuhi kualifikasi dalam dunia profesional.

"Pelatihan ini diharapkan akan menghasilkan lulusan /audio system
engineer/ dan /sound engineer/ berkualitas baik. Lulusan diharapkan bisa
bekerja mandiri serta mendapatkan penghasilan baik dengan bekal ilmu
yang kami ajarkan," kata Harry Kiss.

Pria kelahiran Semarang bernama asli Harry Aprianto, 50 tahun, ini
mengembangkan usaha Harry Kiss Producton, sebuah penyewaan perlengkapan
suara terbesar di Indonesia. Dia juga menjadi konsultan sistem suara
untuk acara kepresidenan, di antaranya adalah pelantikan Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono dan kunjungan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama.

Harry menjelaskan bahwa untuk mengikuti pelatihan ini tidak diperlukan
latar belakang ilmu tertentu. "Jadi, siapa saja boleh mengikuti
/training/ ini. Anak SMA yang sedang liburan pun boleh," kata alumni
Fakultas Teknik UI tahun 1986 ini.

Para peserta pelatihan akan dibekali dengan ilmu audio yang benar dan
ilmiah sehingga mendukung ilmu lapangan yang selama ini banyak
diterapkan secara salah kaprah oleh para /sound engineer./

Menurut Harry, mereka akan diajari bagaimana membuat sistem suara band,
orkestra, acara bincang-bincang televisi, bahkan pengeras suara di
gereja dan masjid agar terdengar jelas dan jernih. ?Termasuk membuat
pengeras suara berbagai upacara militer dan kepolisian," ujar ayah
penyanyi Vidi Aldiano ini.

Adapun materi yang disampaikan di antaranya, gelombang audio, amplitudo,
panjang gelombang, frekuensi, kecepatan suara, dasar-dasar akustik,
mikrofon, teknik mixing dan pengeras suara. "Juga peserta bakal
diajarkan bagaimana melakukan teknik /remote mixer/ /digital/ iPad
melalui WiFi," kata Harry.

Adapun para pengajar pelatihan ini adalah sejumlah dosen Fakultas Teknik
Indonesia, para praktisi, dan ahli-ahli /audio engineering/ dari
sejumlah stasiun televisi Indonesia. ?Konduktor Addie MS juga akan
berbagi pengalaman dalam pelatihan ini,? jelasnya. Pelatihan Aset
ditawarkan dalam dua klasifikasi. Aset Express dan Aset Lengkap.

"Aset Express merupakan pelatihan selama empat hari nonstop, dari jam 10
pagi hingga jam 10 malam, sedangkan Aset lengkap dilakukan selama 10
hari atau ada tambahan enam hari setelah Aset Express," jelasnya. Biaya
kursus ini adalah Rp 5 juta dan Rp 10 juta rupiah, termasuk penginapan.

Mantan konsultan /sound system/ Olimpade Beijing pada 2008 ini juga
pemegang hak cipta dan pemilik pabrik speaker V8Sound.com yang kerap
dipakai dalam acara konser musik dan disewa oleh seluruh stasiun
televisi besar dalam siaran.


Sumber:
http://www.tempointeraktif.com/hg/iptek/2011/06/22/brk,20110622-342486,id.html

Selasa, 14 Juni 2011

5 Cara Hindari Bakteri E.coli

MARAKNYA wabah bakteri E.coli di Eropa pastinya turut membuat
Negara-negara lain merasa khawatir, terlebih dengan produk sayuran
impor. Di Eropa saja, bakteri ini telah menyebabkan 30 orang meninggal.

Namun, jangan keburu panik. Berikut adalah lima langkah yang dapat
dilakukan untuk mengurangi risiko infeksi E. coli, menurut Ruth
Frechman, ahli gizi di Los Angeles sekaligus juru bicara American
Dietetic Association, spserti dikutip dari Shine.com:

1. Cuci tangan
Mencuci tangan merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan,
terutama setelah menggunakan kamar mandi dan menyentuh binatang serta
sebelum menyiapkan makanan. Membilas tangan dengan air juga membantu
mengurangi bakteri.

2. Masak daging matang-matang
Daging sapi sebaiknya dimasak dengan suhu 160 derajat Fahrenheit
(gunakan termometer untuk memastikan!). "Panas akan membunuh bakteri,"
kata Frechman. "Memasak sayuran hijau selama 15 detik pada suhu 160
derajat juga akan membunuh E. coli."

3. Hindari makanan beresiko tinggi
Hindari makanan dipasteurisasi (mentah) seperti susu atau keju atau jus.
Jauhi pula kotoran manusia dan hewan.

4. Jangan menelan air
Ketika berada di kolam renang, sungai, atau kolam di halaman belakang,
jangan menelan airnya! Beberapa jenis E. coli menyebabkan penyakit
dengan memproduksi sesuatu yang disebut toksin Shiga. Infeksi dimulai
ketika Anda menelan sesuatu yang tak terlihat yang memproduksi racun
Shiga E. coli. Ini bisa terjadi ketika Anda menelan sejumlah dari
kotoran manusia atau hewan di mulut Anda.

5. Perilaku bersih
Bersihkan semua peralatan dapur seperti talenan dan rak lemari es. Cuci
tangan setelah menyentuh daging mentah. Bedakan talenan untuk memotong
buah/sayuran dan daging mentah, seperti ayam, ikan, atau daging.
(Pri/OL-06)

Sumber:
http://m.mediaindonesia.com/index.php/micom/sehat_read/2011/06/14/4142/4/5_Cara_Hindari_Bakteri_E.coli

Senin, 13 Juni 2011

Pembakaran Sampah Nirracun

TEKNOLOGI TEPAT GUNA
*Dedi Muhtadi*

Sampah menimbulkan persoalan pelik di sejumlah kota, termasuk DKI
Jakarta. Ibu Kota negara ini tidak berkutik ketika berurusan dengan
sampah. Contohnya, tempat pembuangan akhir Bantar Gebang, Bekasi, seluas
108 hektar masih menjadi andalan untuk menampung 6.000 ton sampah warga
Jakarta tiap hari.

Keberadaan pembuangan sampah ini sering diprotes warga sekitar karena
pencemaran udara, tanah, dan dampak sosial lain. Persoalan serupa juga
terjadi di Kota Bandung, Jawa Barat.

Produksi sampah dari 380 kota di Indonesia, menurut catatan Badan Pusat
Statistik, mencapai lebih dari 80.000 ton per hari. Hampir 40 persen
(sekitar 30.000 ton) sampah itu dibakar. Cara pembakaran di Indonesia
saat ini tidak menggunakan temperatur tinggi sehingga mencemari
lingkungan dan menghasilkan senyawa kimia berbahaya yang dikenal sebagai
dioksin.

Senyawa ini dapat terbentuk pada pembakaran dengan temperatur 200-400
derajat celsius. Pembakaran mengubah sampah menjadi abu, gas sisa
pembakaran, partikulat, dan panas. Gas yang dihasilkan, kalau tidak
ingin mencemari udara, harus dibersihkan dari polutan sebelum dilepas ke
atmosfer.

Namun, metode ini tidak dilakukan. Pembakaran sampah dilakukan secara
terbuka menggunakan tungku pembakaran. Pembakaran tidak optimal
menimbulkan beberapa kerugian, di antaranya borosnya bahan bakar,
tingginya residu pascabakar, asap pembakaran dan partikulat yang
mencemari lingkungan. Ukuran partikulat debu yang membahayakan kesehatan
sebesar 0,1-10 mikron.

Satu ton sampah menghasilkan sekitar 30 kilogram karbon monoksida (CO)
akibat kurang oksigen. Pembakaran dengan insinerator pada temperatur
400-600 derajat celsius merupakan kondisi yang optimum untuk pembentukan
senyawa dioksin. Pembakaran yang bersih hanya bisa dilakukan dalam api
panas dan pasokan oksigen cukup.

*Ramah lingkungan*

Puslitbang Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum merancang tungku
pembakaran sampah ramah lingkungan. Penelitian dilakukan Edi Supendi dan
Tuti Kustiasih tahun 2010.

Tujuannya, mendapatkan teknologi tungku pembakaran sampah tepat guna,
hemat bahan bakar, dan dapat digunakan dekat permukiman. Selain itu,
mudah dioperasikan masyarakat, biayanya murah, dan aman terhadap lingkungan.

Tungku pembakaran sampah itu dibuat untuk skala komunal kecil 10-20
rumah. Polanya, mengatur perbedaan tekanan oksigen dalam rangka
mendapatkan temperatur tinggi untuk memecah gas dioksin. Tungku terdiri
dari ruang udara, ruang bakar, dan ruang penyaring. Pembakaran tak
memakai bahan bakar, tetapi mengandalkan sampah itu sendiri.

Sampah yang dibakar terdiri dari sampah organik dan anorganik dengan
kandungan air sekitar 40 persen. Tungku diberi sekat-sekat yang
berfungsi mengalirkan sampah agar tidak masuk sekaligus ke tungku
pembakar dan menyebabkan pembakaran tidak optimal.

Ada blower yang berfungsi menambah oksigen dan mempercepat aliran udara
sehingga proses pembakaran lebih cepat dan temperatur diharapkan dapat
tercapai. Ada water sprayer untuk membentuk kabut air dan mengikat
partikulat sisa pembakaran dan mendinginkan udara dalam cerobong.

Ketika diujicobakan di lingkungan Kantor Puslitbang Permukiman, Bandung
Timur, hasilnya cukup baik. Dilakukan pencatatan panas dan waktu pada
inverter dan pengukur temperatur. Kualitas udara atau gas yang keluar
juga diukur. Kualitas air buangan hasil penangkapan partikulat dengan
water sprayer diukur terhadap parameter pH, total suspended solid,
chemical oxygen demand dan biological oxygen demand. "Kami terus
menyempurnakan alat ini," kata Edi.

Tungku pembakaran yang ramah lingkungan ini diharapkan dapat
menyelesaikan masalah sampah. Lahan pengolahan sangat efisien, yakni 2
meter x 4 meter untuk skala 20 rumah. Kapasitas tungku sekitar 2 meter
kubik per jam. Temperatur tungku 800 derajat celsius untuk mencegah
terbentuknya senyawa dioksin. Biaya pembuatan tungku sekitar Rp 30 juta.

Prototipe tungku pembakaran yang tak menghasilkan racun sudah dibuat.
Tinggal bagaimana pemerintah dan masyarakat memanfaatkannya.


Sumber:
http://cetak.kompas.com/read/2011/06/13/03330186/pembakaran.sampah.nirracun