Selasa, 19 Juli 2011

Hati-hati bagi Mereka yang Gemar Banyak Minum Air Putih!

Pagi ini saya membuka twitter dan melihat postingan yang sangat menarik
, memberikan sebuah link yang berisi tulisan berjudul :"Air Putih Bisa
Membunuh Kita". Dibawah judul itu tertulis : Sunday, July 17, 2011
Posted by Faik Fauzi MuLaCheLLa.

Saya pandang perlu memposting isi dari tulisan tersebut, karena beberapa
diantaranya ada yang berhubungan dengan tulisan saya sebelum ini yang
membahas tentang minum air putih. Tulisan yang berjudul Jangan banyak
minum air putih dalam tiga seri itu (di awal bulan Mei) telah mengundang
ribuan pembaca dan ratusan komentar. Tentu saja, melihat judul tulisan
yang dikirim via twitter, saya pikir akan banyak membantu pembaca
sekalian dalam memperoleh tambahan informasi.

Sering kita mendengar istilah banyak-banyak minum air putih atau
minumlah air minimal delapan gelas sehari. Memang kekurangan air putih
akan membuat tubuh kita yang sebagian besar adalah cairan menjadi
dehidrasi. Namun ternyata, terlalu banyak minum air putih justru bisa
membunuh kita. Wah kok bisa ya… Kenapa ya? Mari kita telusuri
berdasarkan sumber yang FaiKShare dapatkan dari berbagai sumber.

Pada kondisi seseorang yang sedang lelah, semisal sehabis olahraga,
biasanya langsung menenggak air putih dalam jumlah yang banyak dan
seringkali tanpa kontrol. Hal ini berbahaya, karena pada saat itu, tubuh
sedang bekerja keras, dan kinerja ginjal berkurang. Pasokan air putih
dalam ginjal tidak bisa keluar sebanyak yang ditambahkan, sehingga
kemudian oleh ginjal ditambahkan ke dalam darah. Darah kemudian menjadi
terlalu encer, dan kandungan sodium berkurang. Kondisi ini disebut
dengan hyponatremia. Kelebihan air ini kemudian akan diserap oleh sel
sel tubuh, demikian pula dengan sel otak. Otak membengkak karena tekanan
darah naik. Otak yang membengkak ini tertahan oleh tengkorak kepala,
sehingga bisa mengakibatkan kerusakan pada banyak tempat.

Minum air terlalu banyak juga bisa menyebabkan keracunan air, dimana air
terlalu banyak di dalam tubuh, sehingga nutrisi lain di dalam tubuh
menjadi terlarut dan tidak bisa melakukan tugasnya dengan baik, kondisi
yang disebut hiponatremia. Kondisi ini yang membuat kadar garam dalam
tubuh menurun dan dapat menyebabkan pembengkakan otak.. Semua kerusakan
ini bisa menyebabkan stroke karena tekanan darah yang tinggi, koma,
kebutaan dan bahkan kematian. Semua karena tekanan air yang sangat besar
dalam tubuh. Jadi lebih baik hati hati, pastikan jumlah air yang anda
minum tepat, tidak lebih dan tidak kurang.

Selain itu mengonsumsi air putih sesaat sebelum makan hanya akan membuat
proses penyerapan makanan oleh enzim menjadi lebih sulit. Hal ini
disebabkan karena air yang diminum butuh waktu 30 menit lamanya untuk
mengalir dari lambung menuju usus. Sebelum sempat mengalirkan air ke
usus, kerja enzim bertambah berat dengan adanya makanan yang masuk.
Itulah yang terjadi. Untuk itu, bila ingin meminum air untuk menghindari
diri makan terlalu banyak, lakukanlah satu jam sebelum makan.

Lain lagi yang terjadi bila Anda mengonsumsi air sesaat sebelum tidur.
Hal tersebut akan menimbulkan aliran balik. Air yang bercampur dengan
asam lambung dapat memasuki tenggorokan dan terhirup ke dalam paru-paru,
yang dapat menyebabkan pneumonia. Tenggorokan dirancang agar tidak ada
yang masuk ke dalamnya selain udara. Jika di dalamnya masih terdapat
makanan atau minuman, isi lambung akan meluap naik menuju kerongkongan
saat Anda merebahkan diri. Secara otomatis tubuh akan menyempitkan
saluran pernafasan dan menghentikan pernafasan untuk mencegah isi
lambung memasuki tenggorokan.

Coba Anda pikirkan, berapa banyak orang meninggal terkena serangan
jantung pada dini hari? Penyebabnya tidak lain adalah asam yang mengalir
balik akibat konsumsi makanan dan minuman pada malam hari. Saat saluran
pernafasan tertutup, nafas menjadi tidak teratur. Kadar oksigen dalam
darah kemudian berkurang dan tentu juga akan mengurangi persediaan
oksigen menuju otot jantung. Seperti pada saat makan, minumlah air satu
jam sebelum tidur. Biasakan tidur dengan perut kosong. Lebih baik lapar
daripada kehilangan nyawa, bukan?

Belakangan ini, juga sejumlah ahli kesehatan di Inggris memeringatkan
bahwa minum delapan gelas air sehari adalah pepatah keliru dan bahkan
mungkin bisa membahayakan. Mereka bahkan berani menyatakan, klaim ilmiah
di balik anjuran tersebut ini hanyalah "omong kosong".

Di Inggris, National Health Services (NHS) bersama dengan dokter
terkemuka dan ahli gizi telah lama menyarankan masyarakat agar minum
sekitar 1,2 liter air per hari untuk menjaga kesehatan. Namun, sebuah
laporan terbaru yang ditulis dalam British Medical Journal menjelaskan
bahwa ancaman akan dehidrasi adalah suatu 'mitos' dan mengatakan sejauh
ini tak ada bukti di balik klaim bahwa minum banyak air dapat mencegah
beberapa masalah kesehatan.

Seorang dokter di Glasgow, Margaret McCartney, dalam jurnal yang
disebutkan kompas.com mengatakan bahwa anjuran dalam website NHS agar
minum enam sampai delapan gelas sehari tidak hanya sebuah omong kosong,
tapi juga memalukan. Dia menambahkan bahwa manfaat dari banyak minum air
sering dibesar-besarkan dan ditumpangi kepentingan, misalnya dari
perusahaan air dalam kemasan. Dalam BMJ, Dr McCartney juga menekankan
bahwa penelitian menunjukkan bahwa minum air ketika tidak merasa haus
justru dapat mengganggu dan bukannya meningkatkan konsentrasi.
Bukti-bukti lain juga menunjukkan bahwa zat kimia yang pembunuh kuman
ditemukan dalam air kemasan bisa berakibat buruk bagi kesehatan.


Sumber:
Jakarta 17 Juli 2011
Chappy Hakim
http://edukasi.kompasiana.com/2011/07/17/hati-hati-bagi-mereka-yang-gemar-banyak-minum-air-putih

Protos, Kompor Berbahan Bakar Minyak Nabati

Bosch and Siemens (BSH), joint venture antara Bosch dan Siemens untuk
bidang home-appliance (alat-alat rumah tangga), memperkenalkan Protos,
kompor ramah lingkungan berbahan bakar minyak nabati.

Protos, diklaim oleh BSH sebagai satu-satunya kompor berbahan bakar
minyak nabati di dunia yang terbaik.

"Kompor Protos berbahan bakar minyak dari tanaman Jarak (Jatrova), namun
juga bisa memakai bahan bakar minyak nabati lainnya seperti minyak
jagung dan lain-lain," ujar Samuel Neal Shiroff, BSH Protos Project
Manager, di Jakarta, Selasa (19/7/2011).

Melalui Protos, BSH bermaksud untuk menghadirkan produk tersebut untuk
wilayah Afrika dan Asia, dimulai di Indonesia. BSH sendiri untuk untuk
pembuatan Protos di Indonesia bekerjasama dengan Tjokro Group.

Pihak BSH mengatakan bahwa melalui kompor ramah lingkungan ini dapat
mengurangi emisi CO2, yang tentunya mengurangi polusi udara.

Kompor Protos dibuat setelah melewati pengujian dengan menggunakan model
sebanyak 200 buah, sebelum akhirnya dibuat versi finalnya.

"Protos dijual dengan harga USD50, itu merupakan jumlah total dari
proses produksi. Namun untuk konsumen kami akan menjualnya dengan harga
USD20-25," kata Hoffmann.

Untuk target konsumer, Hoffmann mengatakan bahwa kompor Protos tidak
dijual khusus untuk kalangan menengah ke bawah saja, namun juga untuk
kelas bawah. "Siapapun yang bisa membeli minyak untuk bahan bakar, maka
mereka bisa menggunakan protos," ujarnya.

Sementara wilayah target pengguna di Indonesia, sampai saat ini baru di
daerah Lombok dan Semarang. "Kami menargetkan kompor ini untuk
wilayah-wilayah penghasil bahan bakar nabati, terutama minyak berbahan
tanaman Jarak," ungkap Hoffmann.

BSH menargetkan pada tahun 2014 mampu memproduksi sekira 40 ribu unit
Protos. Namun sampai pihak Tjokro sebagai manfukatur baru menargetkan
sekira 6 ribu unit untuk tahun 2011. "Untuk tahun 2011 kami menargetkan
mampu memproduksi 6 ribu unit, tapi dengan kapasitas pabrik kami
sebenarnya bisa untuk memproduksi 12 ribu unit per tahun," ujar Yudy
Tjokro, Managing Director dari Tjokro Group. *(tyo)*

Sumber:
http://techno.okezone.com/read/2011/07/19/56/481551/protos-kompor-berbahan-bakar-minyak-nabati

Rabu, 13 Juli 2011

Nama Gadgetmu Harimau Penjualanmu

Shakespeare mungkin punya kutipan yang banyak dipakai soal nama.
"/What's in a name? That which we call a rose, By any other name would
smell as sweet/," kata tokoh Juliet dalam drama legendaris Romeo & Juliet.

Kurang lebih, kutipan itu mengatakan bahwa nama tak selalu penting,
karena sebuah mawar jikapun disebut dengan nama lain akan tetap sewangi
mawar.

Tapi kenyataannya, nama suatu produk bisa jadi penentu laris atau
tidaknya produk tersebut. Paling tidak, nama bisa jadi faktor yang
sangat besar dalam membujuk calon pengguna / pembeli.

*BlackBerry Bukan Sekadar Nama Buah *

Kisah yang cukup menarik dialami Research In Motion saat mau menentukan
nama untuk produknya yang akhirnya dikenal luas sebagai BlackBerry.

Awalnya, produk RIM itu tidak terlalu laris di pasaran. Sang pendiri,
Mike Lazaridis, konon curiga hal itu karena namanya yang kurang oke.
Nama produk itu adalah RIM 950 Inter@ctive Pager.

Bisa dibayangkan, tak semua orang akan cepat membaca kata 'interaktif'
yang huruf a-nya diganti simbol @. Nama tersebut juga terkesan berat dan
sulit, belum lagi panjang.

RIM ketika itu memutuskan memakai jasa perusahaan spesialis branding
bernama Lexicon. Perusahaan yang sama yang menemukan nama PowerBook
(Apple) dan Pentium (Intel).

Sebelum BlackBerry, Lexicon sempat bermain-main dengan ide nama LeapFrog
atau HipTop. Namun, melihat bentuk perangkat yang 'mirip buah', muncul
ide untuk menggunakan nama buah-buahan.

Tak sembarang buah, nama yang dipilih juga harus memberi kesan
'kecepatan' dan 'ketangguhan' saat diucapkan. Para ahli di Lexicon
menemukan bunyi huruf 'b' mewakili ketangguhan, sedangkan 'e' mewakili
kecepatan.

Maka lahirlah BlackBerry. Black mewakili 'b', yang keras dan tangguh.
Sedangkan Berry mewakili 'e' yang ringan dan cepat.

*Nama yang Meninggalkan Kesan *

Sejarah industri teknologi banyak diwarnai oleh nama-nama yang
mengagumkan. Asal-usulnya seringkali dibarengi filosofi yang cukup dalam.


* *Acer*, misalnya, adalah perusahaan Taiwan yang tadinya bernama
Multitech. Nama 'Acer' berasal dari kata latin yang artinya antara
lain adalah 'tajam'.
* *Apple*, konon merupakan buah favorit Steve Jobs. Nama itu dipilih
untuk membedakan dari pesaingnya kala itu, yang terkesan kaku dan
membosankan seperti IBM atau DEC.
* *Google*, adalah plesetan dari kata Googol yaitu bilangan 1 yang
diikuti seratus angka 0 (10^100 ). Nama yang mencerminkan ambisi
mengorganisir data dalam jumlah sangat besar
* *Oracle*, nama ini berakar pada mitologi klasik yang merujuk pada
orang bijak yang mampu 'melihat' masa depan. Nama perusahaan Oracle
berawal dari sebuah proyek bernama Oracle yang digarap pendirinya.


Ada juga nama yang awalnya merupakan singkatan atau akronim, tapi
kemudian berkembang jadi merek yang mudah diingat. Kemudian hari,
kata-kata penyusun singkatan itu mungkin jadi tidak penting lagi:


* *IBM*: International Business Machines
* *AMD*: Advance Micro Devices
* *Intel*: Integrated Electronics
* *Sega*: Service Games
* *Qualcomm*: Quality Communication


Nama yang juga cukup umum adalah yang berasal atau mengandung nama
pendirinya:


* *HP *alias Hewlett-Packard dari Bill Hewlett dan David Packard
* *Dell *dari Michael Dell
* *Debian *dari Ian Murdock (pencetus) dan pacarnya yang bernama Debra
* *Linux *dari Linus Torvalds (pencetus)
* *Garmin *dari Gary Burrell dan Dr Min Kao


Beberapa nama bahkan berasal dari lokasi.


* *Nokia*, dari sebuah kota bernama Nokia di Finlandia
* *Cisco*, dari kota San Francisco
* *Texas Instruments*, dari nama negara bagian Texas


*Namamu Harimaumu *

Tentunya adalah hal yang berbeda antara membuat nama perusahaan dengan
nama produk. Kadang sebuah nama perusahaan yang awalnya 'tak enak' bisa
diselamatkan bila berhasil membuat produk yang nempel di telinga masyarakat.

Tak jarang juga sebuah perusahaan mengadopsi nama produk unggulannya,
seperti yang dilakukan oleh Oracle atau Motorola.

Sebelum sebuah produk dikenalkan ke publik, di internal perusahaan
biasanya produk itu memiliki julukan atau sebutan. Istilah yang dikenal
dengan nama sandi, codename atau project name ini kerap melekat pada
produk hingga sampai ke pasaran.

Jajaran handset BlackBerry, misalnya, sering diingat dengan nama
sandinya daripada nama resminya. Nama-nama seperti Gemini atau Onyx bisa
jadi contoh.

Intel juga punya tradisi mengenalkan nama sandi produk sebelum nama
resminya dikeluarkan. Ini berakibat pada lebih diingatnya istilah Sandy
Bridge, Oaktrail, Nehalem atau Conroe.

Di pertengahan Juli 2011, Dell pun membuat heboh publik di Indonesia,
terutama di Jakarta dan sekitarnya, saat rancangan salah satu tablet
mereka bocor. Nama sandi tablet ini adalah Dell Peju.

Nama tersebut bisa disalahartikan dengan sebuah istilah yang berakar
dari bahasa daerah. Tak perlu disebutkan di sini apa yang dimaksud.
(Untuk interpretasi humoris yang cukup mengena, lihat karya teman-teman
kreatif di *MalesBanget.com <http://mlsbgt.de/nTvvOL>*. )

Akankah produk ini hadir di pasaran dengan nama tersebut? Bisa ya, bisa
tidak. Jika akhirnya digunakan, tentunya akan butuh energi ekstra dari
pihak /marketing communication/ Dell untuk bisa menjauhkan padanan
negatif itu dari produknya.

Kalau berhasil, bukan tidak mungkin nama produk itu justru akan melekat
(/eh/!) di benak penggunanya. /Toh/, sampai berapa lama /sih joke /soal
nama itu akan bertahan di masyarakat?


Sumber:
Wicak Hidayat telah menulis seputar teknologi informasi di kanal
teknologi detikcom, detikINET.com, sejak 2003. Ia juga telah menyusun
beberapa judul buku dengan tema teknologi. Penggemar game bertubuh
gempal ini sekarang dipercaya sebagai Managing Editor detikINET.com.
Blog-nya ada di wicakhidayat.blogdetik.com, sedangkan account
Twitter-nya adalah @wicakhidayat
http://www.detikinet.com/read/2011/07/13/144702/1680561/1206/nama-gadgetmu-harimau-penjualanmu

PESONA BECKHAM...

David Beckham mempunyai nama besar bukan karena paras dan penampilan
fisiknya semata. Dia juga disegani karena tendangan kakinya yang diakui
sangat istimewa. Wajarlah bila banyak orang tertarik mempelajari
tendangan melengkung David Beckham, bahkan membuat sebuah film khusus
dengan judul "Bends It Like Beckham". Tendangan itu pula yang memberikan
kemenangan bagi Los Angeles Galaxy.

Seiring dengan usia yang sudah tidak lagi muda, banyak orang mungkin
mulai meragukan kemampuan Beckham dalam melepaskan tendangan andalannya
itu. Akan tetapi, Beckham agaknya selalu punya cara agar namanya tetap
diperhitungkan dalam jagat sepak bola dunia.

Pada pertandingan LA Galaxy melawan Chicago Fire, Sabtu (9/7) malam,
Beckham memeragakan kemampuan istimewanya itu dengan mencetak gol bagi
Galaxy langsung dari titik tendangan penjuru.

"Saya melihat sang kiper agak keluar dari gawangnya dan saya melihat
sebuah celah. Saya tahu, jika saya menempatkan bola ke area itu, bola
kemungkinan akan disentuh seseorang atau langsung masuk ke gawang.
Untungnya, bola itu langsung masuk gawang," papar bintang sepak bola
yang baru dikaruniai seorang bayi perempuan itu.

Pelatih LA Galaxy Bruce Arena termasuk yang terpukau dengan tendangan
pemainnya itu. "Saya tidak tahu bagaimana bola itu bisa masuk. Itulah
mengapa kami membayarnya dengan uang yang besar," ungkapnya.

Pemain Inggris kelahiran 2 Mei 1975 itu menyelamatkan klubnya dari hasil
seri, dan kemenangan 2-1 atas Chicago Fire itu memperpanjang rekor 12
kali tak terkalahkan Galaxy di Liga Sepak Bola Utama (MLS) AS pada musim
sekarang ini.

Sebaliknya, kekalahan atas Galaxy itu tentu sangat disesali pelatih
sementara Chicago Fire, Frank Klopas. Dia mengkritik para pemainnya yang
kurang menyadari kehebatan khusus yang dimiliki Beckham. "Kami menyakiti
diri sendiri dengan hanya tendangan pojok. Ketika Anda memberikan
kesempatan untuk melakukan tendangan bebas kepada pemain yang merupakan
pemain terbaik dunia dalam hal tendangan bebas itu, kami menempatkan
diri dalam bahaya. Kami seharusnya melakukan penjagaan lebih baik,"
paparnya.

Sebelumnya, umpan silang Beckham kepada Landon Donovan juga terbukti
efektif dan mampu dimanfaatkan Donovan dengan baik sehingga menambah
koleksi golnya pada musim ini menjadi tujuh gol. Penampilan Beckham yang
dominan itu lebih memukau karena sang bintang sebelumnya absen pada dua
pertandingan akibat mengalami keretakan pada tulang belakangnya.

Mantan kapten tim nasional Inggris itu mengatakan mengalami kesakitan
beberapa hari lalu. Namun, ketika bangun pagi pada hari pertandingan,
dia merasa jauh lebih baik.

"Secara pribadi, pertandingan tadi sungguh hebat. Saya tidak
memperkirakan bisa bermain 90 menit. Pada 25 menit terakhir, saya
seperti mendapatkan angin kedua," tutur Beckham, sambil menambahkan,
golnya itu adalah gol kedua sepanjang kariernya yang dihasilkan dari
sepak pojok.

*Tendangan melengkung*

Mantan bintang Manchester United (MU) dan Real Madrid itu memang sangat
terkenal dengan tendangan-tendangan mautnya saat memanfaatkan tendangan
bebas. Meski lawan membentuk barisan benteng untuk menahan tembakannya,
bola melengkung yang ditendang Beckham kerap kali bisa melalui barisan
benteng pemain itu dan terus masuk ke gawang lawan.

Kemampuan melakukan tendangan melengkung itu sesungguhnya bukan khusus
temuan Beckham. Banyak pemain bola lain bisa melakukannya, tetapi tidak
banyak yang mampu melakukannya sekonsisten dan sebaik Beckham.

Wajarlah bila beberapa film dokumenter secara khusus dibuat untuk
mempelajari bagaimana Beckham melakukan tendangan melengkungnya itu.
Berbagai aspek terkait tendangan melengkung Beckham itu coba dipelajari,
seperti sudut pertemuan permukaan bola dengan permukaan sepatu bola
Beckham serta posisi tubuh sang pemain saat melepaskan tendangan mautnya
itu.

Beckham menguasai tendangan istimewa itu bukan melalui perjalanan
pendek. Dia bermain bola sejak masih kanak-kanak, dan mengikuti
sekolah-sekolah bola dengan serius. Meski demikian, spesialisasinya
dalam hal tendangan bebas itu semakin terbentuk saat dia menjadi barisan
pemain muda yang direkrut pelatih karismatik MU, Alex Ferguson. Di MU
inilah, Beckham diposisikan sebagai algojo tendangan-tendangan bebas dan
terbukti mampu membuat puluhan gol dari tendangan istimewanya itu.

Akan tetapi, Beckham bukanlah satu-satunya pesepak bola yang berhasil
menciptakan gol langsung dari sepak pojok. Pemain Brasil, Roberto
Carlos; Juan Sebastian Veron dari Argentina; pemain Uruguay, Alvaro
Recoba; bahkan pemain Makedonia, Artim Sakiri, juga pernah melakukannya.
Sakiri bahkan mencetak gol dari tendangan pojok dengan kaki kirinya itu
saat timnya bertarung melawan Inggris, tahun 2006, di mana Beckham saat
itu juga memperkuat tim nasional Inggris.

Jika di usianya yang ke-36 tahun, dan dalam kondisi tidak sepenuhnya
fit, seorang Beckham masih bisa melesakkan gol ke gawang dari sebuah
sepak pojok, hal itu cukup mengindikasikan kemampuan Beckham yang belum
sepenuhnya habis. Wajarlah bila pada berbagai wawancara, dia selalu
menegaskan masih belum memikirkan pensiun dari sepak bola dan masih
ingin terus bermain di tim nasional Inggris meski menyadari peluangnya
sangat tipis.

Kemampuan seperti yang dimiliki Beckham sebenarnya bisa dipelajari semua
pesepak bola. Masalahnya ada pada kemauan keras seorang pesepak bola
untuk terus melatih tendangannya. Hal itu sebenarnya sebuah peluang
emas. Beckham sudah membuktikan, dengan kemampuan istimewanya itu, dia
masih eksis dan dihargai tinggi sebagai pemain.


Sumber:
http://cetak.kompas.com/read/2011/07/13/05122818/pesona.beckham

Selasa, 05 Juli 2011

Mau tahu 'beras cerdas' dari Jember?

Seorang dosen dan peneliti Fakultas Teknologi Pertanian (FTP)
Universitas Jember (Unej), Ir. Achmad Subagio, MAgr. Ph.D, berhasil
menciptakan beras tiruan dari ubi kayu atau ketela. Dalam waktu dekat,
beras tiruan itu akan diujicobakan kepada masyarakat di sejumlah
kabupaten di Jawa Timur. "Kami bekerja sama dengan Badan Ketahanan
Pangan (BKP) Jawa Timur," kata Subagio, Senin, 04 Juli 2011.

Beras tiruan pengganti beras asli itu, kata dia, secara resmi akan
diluncurkan kepada publik pada saat peringatan Hari Pangan Sedunia bulan
Oktober mendatang. Beras analog (analogue rice/mimetic rice) buatan
Bagio itu, diberi nama 'Beras Cerdas'.

Doktor lulusan Osaka Prefecture University-Jepang itu mengungkapkan
beras tiruan buatannya itu memiliki 'lima kecerdasan'. Pertama, cerdas
dalam bahan baku, beras tiruan itu dibikin dari tepung lokal, berbahan
lokal yakni Mocaf dan bahan alami lain yang bisa diperoleh atau ada di
daerah di Indonesia, seperti sayuran. Kedua, cerdas dalam proses
pembuatan. "Saya jamin, seperti halnya Mocaf, teknologi pembuatannya,
simpel, bisa diproduksi massal oleh industri besar dan kecil seperti
usaha kecil dan menengah (UKM)," katanya.

Ketiga, cerdas dalam cara memasaknya dan mempersiapkan, artinya produk
itu bisa dimasak secara sederhana seperti memasak beras atau mie instan
yang cukup menggunakan dengan 'rice cooker' atau panci masak. Keempat,
beras itu juga cerdas dalam pemanfaatan kesehatan, dan kelima, cerdas
untuk tujuan pembangunan nutrisi, eknomi dan kesejahteraan rakyat.

Untuk dua 'kecerdasan' yang terakhir itu, kata Subagio, terbukti dari
hasil penelitian dan percobaannya yang saat ini sudah mencapai 95
persen. "Kita melihat peluang lain, bahwa mocaf jadi beras cerdas, itu
ternyata bisa 'dimainkan',"katanya.

Artinya, beras bikinannya itu bisa dikombinasikan dengan bahan lain agar
bisa sesuai atau disesuaikan dengan selera, juga kebutuhan konsumsi
karbohidrat secara umum dan kebutuhan khusus. Misalnya untuk kebutuhan
khusus masayarakat yang rawan gizi atau mengalami gizi buruk, beras
tiruan itu ditambah dengan sumber protein, yodium dan zat besi. "Begitu
juga untuk penderita kolesterol atau diabetes, autis serta ibu hamil dan
menyusui, dengan mudah ditambahkan unsur yang dibutuhkan, dan diambilkan
dari bahan lokal juga. "Untuk ibu hamil dan menyusui, misalnya kita
tambahkan sayur katu, dan sayuran lain yang banyak mengandung asam
folat," katanya memberi contoh.

Soal kandungan dan prosesnya, Subagio kembali meyakinkan bahwa semuanya
terjamin higienis, organik alias alami. Karenanya, dia berani menyatakan
bahwa beras cerdas itu memiliki kandungan gizi lebih daripada beras.
Selain kandungan karbohidrat dari tepung mocaf, juga beras, ditambah
bahan-bahan alami lain, yang mengandung protein, antioksidan, vitamin
dan mineral. "Jelas begitu (lebih). Apalagi, 25 sampai 30 persen beras
cerdas ini bahannya juga dari beras padi,"katanya.

Sejauh ini uji coba secara laborat, mahasiswa dan dosen menyatakan tidak
ada masalah dengan cita rasa beras tiruan itu. Cita rasanya khas, tidak
ada aroma dan rasa ubi kayu atau ketela. Dan yang penting, mampu
mengenyangkan seperti habis mengkonsumsi nasi dari beras.

Saat/Tempo/ mencicipi beras cerdas yang sudah matang, rasanya mirip
seperti mengkonsumsi nasi ketan. Terasa sedikit 'lengket' di gigi saat
mengunyah. Namun tetap gurih dan terasa hambar seperti makan nasi putih
atau nasi jagung tanpa lauk. Ketika uap makanan itu diendus, sama sekali
tak tercium aroma ketela atau singkong.

Bentuk 'beras cerdas' itu, sejauh ini diakui memang belum 100 persen
sama persis dengan beras dari gabah yang telah digiling atau dikelupas
kulitnya. Secara fisik, beras timan itu mirip pelet yang biasa dijadikan
pakan ternak atau ikan."Kami sedang menunggu penyelesaian alat yang
dibuat rekan dari Universitas Brawijaya, agar bentuknya nanti mirip atau
menyamai beras asli,"kata Subagio.

Setelah nanti diproduksi secara massal, berapa harga beras tiruan itu?
Dosen dan peneliti senior Fakultas Pertanian Unej itu, menjamin setara
dengan harga beras. Setelah menghitung komponen mocaf, beras, dan ongkos
produksi, beras cerdas untuk konsumsi umum, katanya, bisa dilepas dengan
harga sekitar Rp 6 ribu per kilogram, atau setara dengan beras jenis
medium. Namun untuk kebutuhan khusus, bisa lebih dari itu, misalnya
untuk penderita autis, dan diabetes," katanya.

Subagio optimistis, gagasan yang akan diwujudkan bersama DKP Jawa Timur
itu, akan bisa diproduksi dan diterima masyarakat luas.


Sumber:
http://www.tempointeraktif.com/hg/sains/2011/07/04/brk,20110704-344668,id.html