Rabu, 13 Juli 2011

PESONA BECKHAM...

David Beckham mempunyai nama besar bukan karena paras dan penampilan
fisiknya semata. Dia juga disegani karena tendangan kakinya yang diakui
sangat istimewa. Wajarlah bila banyak orang tertarik mempelajari
tendangan melengkung David Beckham, bahkan membuat sebuah film khusus
dengan judul "Bends It Like Beckham". Tendangan itu pula yang memberikan
kemenangan bagi Los Angeles Galaxy.

Seiring dengan usia yang sudah tidak lagi muda, banyak orang mungkin
mulai meragukan kemampuan Beckham dalam melepaskan tendangan andalannya
itu. Akan tetapi, Beckham agaknya selalu punya cara agar namanya tetap
diperhitungkan dalam jagat sepak bola dunia.

Pada pertandingan LA Galaxy melawan Chicago Fire, Sabtu (9/7) malam,
Beckham memeragakan kemampuan istimewanya itu dengan mencetak gol bagi
Galaxy langsung dari titik tendangan penjuru.

"Saya melihat sang kiper agak keluar dari gawangnya dan saya melihat
sebuah celah. Saya tahu, jika saya menempatkan bola ke area itu, bola
kemungkinan akan disentuh seseorang atau langsung masuk ke gawang.
Untungnya, bola itu langsung masuk gawang," papar bintang sepak bola
yang baru dikaruniai seorang bayi perempuan itu.

Pelatih LA Galaxy Bruce Arena termasuk yang terpukau dengan tendangan
pemainnya itu. "Saya tidak tahu bagaimana bola itu bisa masuk. Itulah
mengapa kami membayarnya dengan uang yang besar," ungkapnya.

Pemain Inggris kelahiran 2 Mei 1975 itu menyelamatkan klubnya dari hasil
seri, dan kemenangan 2-1 atas Chicago Fire itu memperpanjang rekor 12
kali tak terkalahkan Galaxy di Liga Sepak Bola Utama (MLS) AS pada musim
sekarang ini.

Sebaliknya, kekalahan atas Galaxy itu tentu sangat disesali pelatih
sementara Chicago Fire, Frank Klopas. Dia mengkritik para pemainnya yang
kurang menyadari kehebatan khusus yang dimiliki Beckham. "Kami menyakiti
diri sendiri dengan hanya tendangan pojok. Ketika Anda memberikan
kesempatan untuk melakukan tendangan bebas kepada pemain yang merupakan
pemain terbaik dunia dalam hal tendangan bebas itu, kami menempatkan
diri dalam bahaya. Kami seharusnya melakukan penjagaan lebih baik,"
paparnya.

Sebelumnya, umpan silang Beckham kepada Landon Donovan juga terbukti
efektif dan mampu dimanfaatkan Donovan dengan baik sehingga menambah
koleksi golnya pada musim ini menjadi tujuh gol. Penampilan Beckham yang
dominan itu lebih memukau karena sang bintang sebelumnya absen pada dua
pertandingan akibat mengalami keretakan pada tulang belakangnya.

Mantan kapten tim nasional Inggris itu mengatakan mengalami kesakitan
beberapa hari lalu. Namun, ketika bangun pagi pada hari pertandingan,
dia merasa jauh lebih baik.

"Secara pribadi, pertandingan tadi sungguh hebat. Saya tidak
memperkirakan bisa bermain 90 menit. Pada 25 menit terakhir, saya
seperti mendapatkan angin kedua," tutur Beckham, sambil menambahkan,
golnya itu adalah gol kedua sepanjang kariernya yang dihasilkan dari
sepak pojok.

*Tendangan melengkung*

Mantan bintang Manchester United (MU) dan Real Madrid itu memang sangat
terkenal dengan tendangan-tendangan mautnya saat memanfaatkan tendangan
bebas. Meski lawan membentuk barisan benteng untuk menahan tembakannya,
bola melengkung yang ditendang Beckham kerap kali bisa melalui barisan
benteng pemain itu dan terus masuk ke gawang lawan.

Kemampuan melakukan tendangan melengkung itu sesungguhnya bukan khusus
temuan Beckham. Banyak pemain bola lain bisa melakukannya, tetapi tidak
banyak yang mampu melakukannya sekonsisten dan sebaik Beckham.

Wajarlah bila beberapa film dokumenter secara khusus dibuat untuk
mempelajari bagaimana Beckham melakukan tendangan melengkungnya itu.
Berbagai aspek terkait tendangan melengkung Beckham itu coba dipelajari,
seperti sudut pertemuan permukaan bola dengan permukaan sepatu bola
Beckham serta posisi tubuh sang pemain saat melepaskan tendangan mautnya
itu.

Beckham menguasai tendangan istimewa itu bukan melalui perjalanan
pendek. Dia bermain bola sejak masih kanak-kanak, dan mengikuti
sekolah-sekolah bola dengan serius. Meski demikian, spesialisasinya
dalam hal tendangan bebas itu semakin terbentuk saat dia menjadi barisan
pemain muda yang direkrut pelatih karismatik MU, Alex Ferguson. Di MU
inilah, Beckham diposisikan sebagai algojo tendangan-tendangan bebas dan
terbukti mampu membuat puluhan gol dari tendangan istimewanya itu.

Akan tetapi, Beckham bukanlah satu-satunya pesepak bola yang berhasil
menciptakan gol langsung dari sepak pojok. Pemain Brasil, Roberto
Carlos; Juan Sebastian Veron dari Argentina; pemain Uruguay, Alvaro
Recoba; bahkan pemain Makedonia, Artim Sakiri, juga pernah melakukannya.
Sakiri bahkan mencetak gol dari tendangan pojok dengan kaki kirinya itu
saat timnya bertarung melawan Inggris, tahun 2006, di mana Beckham saat
itu juga memperkuat tim nasional Inggris.

Jika di usianya yang ke-36 tahun, dan dalam kondisi tidak sepenuhnya
fit, seorang Beckham masih bisa melesakkan gol ke gawang dari sebuah
sepak pojok, hal itu cukup mengindikasikan kemampuan Beckham yang belum
sepenuhnya habis. Wajarlah bila pada berbagai wawancara, dia selalu
menegaskan masih belum memikirkan pensiun dari sepak bola dan masih
ingin terus bermain di tim nasional Inggris meski menyadari peluangnya
sangat tipis.

Kemampuan seperti yang dimiliki Beckham sebenarnya bisa dipelajari semua
pesepak bola. Masalahnya ada pada kemauan keras seorang pesepak bola
untuk terus melatih tendangannya. Hal itu sebenarnya sebuah peluang
emas. Beckham sudah membuktikan, dengan kemampuan istimewanya itu, dia
masih eksis dan dihargai tinggi sebagai pemain.


Sumber:
http://cetak.kompas.com/read/2011/07/13/05122818/pesona.beckham

Tidak ada komentar:

Posting Komentar