Kamis, 03 Maret 2011

Rahasia Cantik Para Puteri: Mangir, Tapel, dan Bedak Dingin

*KOMPAS.com - *Kisah-kisah dongeng kerajaan atau sejarah selalu
mengungkap perempuan-perempuan bangsawan memiliki kecantikan tak
berbanding. Cantik, harum, kulit halus dan bersih, adalah beberapa
"ciri-ciri" yang sering digunakan untuk menggambarkan kecantikan para
puteri di kerajaan-kerajaan kita. Apa rahasia para puteri-puteri zaman
kerajaan atau yang bisa kita katakan, leluhur kita itu?

Dalam buku Herbal Indonesia Berkhasiat, Bukti Ilmiah dan Cara Racik
keluaran Trubus mengungkap, ramuan alami sudah digunakan oleh bangsa
Indonesia untuk kesehatan dan kecantikan setidaknya ratusan tahun silam.
Yang tercatat, salah satunya adalah Serat Centhini (1814), yang
berisikan ramuan-ramuan jamu.

Dalam buku tersebut diceritakan bahwa literatur yang ditemukan mengenai
cara hidup bangsa kita sejak dulu sudah mengandalkan rempah dan herbal
untuk menjaga kesehatan serta kecantikan. Yang paling banyak catatan
mengenai penggunaan bahan alami ini untuk kecantikan adalah kehidupan
keraton, salah satunya jampi dari Kerajaan Mataram, sekarang Yogyakarta
tahun 1700an. Ditemukan di dalamnya sekitar 3000 resep jamu.

Menurut sejarah yang tercatat oleh Taman Djamoe Indonesia milik PT
Nyonya Meneer, jamu sudah membudaya sejak periode kerajaan Hindu-Jawa.
Prasasati Madhawapura dari zaman Majapahit sudah menuliskan adanya
profesi peracik jamu, yang disebut Acaraki. Cara pembuatan jamu sudah
terlukis pada dinding candi Hindu dan Budha, seperti pada candi
Borobudur, Prambanan, Penatarann, dan Sukuh. Beberapa alat yang
digunakan antara lain; lumpang, pipisan, dan ulesan untuk membuat dan
meracik jamu dan herbal baik untuk kesehatan maupun kecantikan.

Beberapa perawatan kecantikan yang dikenal untuk menjaga kecantikan dari
para puteri antara lain; jamu, lulur (boreh), bedak dingin, tapel,
pilis. Jamu merupakan cara menjaga dan merawat kecantikan dari dalam
tubuh. Cara pembuatannya dengan direbus atau dirajang lalu diminum.

Sementara lulur, boreh, atau mangir, sebenarnya punya fungsi serupa,
"Mangir digunakan untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk,
supaya kulit baru terlihat dan cantik, sekaligus untuk memutihkan dan
mencerahkan. Biasanya dilakukan 2 minggu sekali," jelas Sisi, Beauty
Assistant di Taman Djamoe Indonesia. Biasanya, mangir berasal dari temu
giring dan kunyit yang ditumbuk atau digiling, dibuat pasta, lalu
dioleskan di atas kulit dan digosok untuk membantu angkat sel kulit mati.

Lulur, umumnya terbuat dari bubuk kopi, alpukat, bengkuang, wortel, teh
hijau, dan lainnya. Sementara boreh, banyak kali ditemukan terbuat dari
padi, gandum, dan tumbuhan lainnya. Tapel biasanya digunakan untuk
wanita setelah melahirkan untuk membantu kulit perut kembali kencang,
segar, dan sehat. Biasanya terbuat dari temu kunci, daun sirih, dan
lemon. Pilis juga ditujukan untuk membantu ibu habis melahirkan lebih
segar, biasanya campuran dari daun kencur dan daun belimbing wuluh yang
sudah dihaluskan ini dilarutkan dalam air dalam bentuk pasta, kemudian
dioleskan pada dahi. Fungsinya, mengobati pusing, membantu menghilangkan
kerut pada dahi, serta menjernihkan pandangan.

Bedak dingin biasanya digunakan untuk membantu membuat kulit merasa
lebih nyaman, melindungi kulit dari efek sinar matahari, serta
melindungi wajah. Terbuat dari beras, sari bengkuang, umbi rumput, teki,
mawar, melati, dan pandan.

Saat ini, kebudayaan kecantikan tradisional makin berkembang, bahkan ada
yang diintegrasikan dengan cara mempercantik diri dari budaya luar,
seperti spa. Spa, atau spanus per aquam, artinya sehat dengan air
aslinya berasal dari Roma. Digabungkan dengan tradisi Indonesia, kini
sehat dengan air itu dibuat dalam bentuk berendam dalam zat-zat yang
dipercaya bisa mempercantik kulit sekaligus menenangkan. Contoh, yang
dilakukan di Spa Srikaton Taman Djamoe Indonesia, Ungaran, Semarang.
Usai melakukan perawatan pemijatan atau mangir, tamu akan diminta
berendam di dalam bath tub berisi air hangat, rempah-rempah, dan bunga
yang berguna menutrisi kulit, mengharumkan, serta menenangkan.

Menurut Taman Djamoe Indonesia, beberapa tanaman yang berkhasiat untuk
kecantikan wanita antara lain; Delima putih sebagai pelangsing tubuh,
lidah buaya untuk penyubur rambut, serta daun mangkok yang bisa
digunakan sebagai hair tonic. Tumbuhan lain yang juga sering digunakan
untuk kecantikan; kunyit, temulawak, kayu cendana, daun sirih, kemiri,
jeruk nipis,


Sumber:
*Editor: Nadia Felicia*
Rahasia Cantik Para Puteri: Mangir, Tapel, dan Bedak Dingin
http://female.kompas.com/read/2011/03/03/13090315/Rahasia.Cantik.Para.Puteri.Mangir..Tapel..dan.Bedak.Dingin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar