tentang pernikahan. Dalam bayangan kita, pernikahan adalah hari-hari
penuh kebersamaan. Mulai dari sarapan pagi dan berakhir dengan makan
malam romantis di sudut ruangan rumah. Mengerjakan sesuatu bersama, dan
berbagai hal yang biasa dilihat di film-film dongeng ala Cinderella.
Sayangnya, hal-hal seperti ini jauh dari bayangan pria tentang
pernikahan. Kepala mereka lebih banyak diisi oleh bayangan-bayangan ini:
*Takut Salah Memilih Pasangan*
Siapa sih yang tidak takut berakhir dengan pasangan yang salah? Semua
orang pasti memiliki ketakutan yang sama. Apalagi bila hubungan pacaran
terhitung singkat. Persoalannya, perempuan lebih mudah mengikis
kekhawatiran ini ketimbang pria. Tapi sebenarnya ketakutan pria masih
dalam batas wajar. Apa yang paling ditakutkan? Dia sangat takut
seseorang yang di masa pacaran dianggapnya sebagai putri yang baik hati,
ternyata menjadi seorang "nenek sihir" ketika menikah. Mungkin karena
itu, dia terkesan santai dan tidak buru-buru menentukan target. Bukan
karena tidak berminat terhadap pernikahan, dia hanya ingin benar-benar
mengenal dan menyeleksi perempuan yang akan menjadi calon istrinya.
*Siap Bertanggung Jawab*
Tanggung jawab, itulah yang ada di kepala pria mendengar kata
pernikahan. Segala hal yang berkaitan dengan pasangan resmi menjadi
tanggung jawabnya ketika dia menikah. Itu berarti dia harus menjadi
nahkoda dan memberikan materi yang cukup, bahkan berlebih untuk
keluarganya. Dengan alasan ini, banyak pria mengaku memilih mengejar
karier lebih dulu, mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya sebelum
memutuskan menikah.
*Takut Bosan *
"Menikah? Duuh, ketemunya dia lagi, dia lagi dong, bosan aah." Ya,
inilah yang terlintas di kepala pria tentang pernikahan. Membayangkan
bahwa dia akan menghabiskan sisa hidupnya dengan orang yang sama,
seringkali membuat hatinya gentar. Tapi Anda tak perlu khawatir, tidak
semua pria memiliki bayangan seperti ini. Biasanya, yang bisa mengatasi
kecemasan ini adalah pria yang merasa telah menemukan belahan jiwa yang
bisa dia cintai selamanya. Dia juga berharap, perempuan yang akan
dinikahinya tak sekadar menjadi istri tapi juga teman yang menyenangkan.
Sssst, diam-diam pria juga memiliki ketakutan pasangannya merasa jenuh
dan memilih berselingkuh.
*Menjadi Ayah*
Status yang berubah dari lajang menjadi ayah, menjadi perhatian pria.
Ada yang merasa takut membayangkan bakal ada mahluk mungil yang
memanggilnya "ayah". Namun, bagi yang merasa telah siap, bayangan
tentang ini sangat menyenangkan. Sama seperti Anda, pria juga menanti
kehadiran teman baru dalam hidupnya. Tak sabar untuk mengajak anak
prianya bermain bola atau membelikan anak perempuannya sebuah boneka
cantik. Dan dia selalu ingin menjadi ayah yang bisa dibanggakan oleh
anak-anaknya.
*Hidup Sehat dan Terawat*
Menikah berarti ada yang merawat dan mengurus semua kebutuhannya di
rumah. Ada yang menyediakan makanan, menyiapkan makanan, pakaian kerja,
hingga merawatnya saat sakit. Bagi pria, bayangan ini akan terasa
sempurna, ketika yang melakukannya adalah orang yang ia cintai. Hmm,
enggak heran ya, kalau banyak pria yang berat badannya bertambah setelah
menikah.
*Dapat Teman Hidup*
Bagi pria, menikah berarti memiliki teman hidup yang siap berbagi saat
senang dan sedih. Pria berharap, pasangannya dapat menjadi seseorang
yang bisa memberikan dukungan dalam segala kondisi. Serta bisa menerima
segala kekurangan dan kelebihannya. Tenang, ia takkan menuntut Anda
untuk membantunya menyelesaikan pekerjaan kantor yang sangat banyak. Ia
hanya membutuhkan Anda sebagai teman untuk berkeluh kesah dan
berdiskusi. Perempuan seperti apa yang ia butuhkan? Yang pasti perempuan
yang bisa diajak bicara, sekaligus mau mendengarkan.
*(Bestari Kumala Dewi/Majalah Chic)*
Sumber:
http://female.kompas.com/read/xml/2010/06/07/13154399/Pernikahan.di.Mata.Pria-5
Tidak ada komentar:
Posting Komentar