Senin, 14 Maret 2011

Teknologi Bisa Merusak Hubungan Keluarga?

Berbagai gadget dan alat elektronik boleh jadi memudahkan pekerjaan dan
menunjang karier Anda. Namun, hati-hati jika alat elektronik ini sudah
mulai memengaruhi kedekatan hubungan keluarga, baik dengan anak maupun
pasangan. Singkirkan ponsel, laptop, smartphone, atau apapun gadget lain
yang membuat Anda tak terhubung langsung dengan pasangan dan anggota
keluarga.

Teknologi bisa menjadi ancaman bagi hubungan jika tak digunakan dengan
bijak. Inilah yang terjadi pada pasangan Rhonda dan Steve, bersama kedua
anak laki-lakinya di Amerika. Oprah Winfrey Show mengangkat masalah
hubungan pasangan dan keluarga ini dengan menghadirkan Peter Walsh,
pakar pengorganisasian, edukator, dan motivator, untuk mengembalikan
hubungan sehat dalam keluarga.

Steve dan Rhonda sibuk dengan aktivitas rutin masing-masing, sejak pagi
hingga malam. Rhonda bangun subuh untuk pergi ke gym, sementara Steve
masih tidur, begitupun kedua anaknya. Tak lama, Steve bangun dan
langsung menuju komputer untuk mengecek e-mail. Blake, putra remaja
Rhonda dari pernikahan sebelumnya, begitu bangun tidur juga langsung
mengecek ponsel, menerima dan mengirim SMS dengan teman-temannya.
Sementara Drake, bocah lima tahun hasil pernikahan Rhonda dan Steve,
bergerak pasif di depan televisi atau perangkat games miliknya.

Rutinitas ini boleh jadi serupa yang Anda alami di rumah. Suami-istri
sibuk dengan alat komunikasi masing-masing, dan anak-anak terabaikan
dengan kesibukan masing-masing. Akhirnya, orangtua tak terhubung dengan
anak, begitupun pasangan suami-istri. Mereka menyimpan masalah yang tak
dibicarakan karena tak terbiasa berkomunikasi dalam arti sebenarnya.

"Dapur itu merawat keluarga. Berbagai aktivitas bisa dilakukan bersama
seluruh anggota keluarga di dapur dengan memasak atau menyiapkan makan
bersama. Pada saat itu seluruh anggota keluarga perlu menjauhkan diri
dari televisi atau alat elektronik lain supaya nyambung," kata Walsh
dalam tayangan Oprah Winfrey Show di MetroTV, Sabtu (1232011).

Banyak hal yang bisa dilakukan bersama oleh keluarga untuk merawat
hubungan dan keterikatan anggota keluarga. Seperti menyiapkan sarapan
bersama, membersihkan rumah, mencuci baju, makan malam, atau menciptakan
kegiatan mingguan untuk meluangkan waktu bersama seluruh anggota
keluarga. Kegiatan inilah yang mulai diabaikan dan dilupakan lantaran
masing-masing anggota keluarga sibuk dengan gadget-nya.

"Bagaimanapun anak membutuhkan orangtua untuk mengendalikan mereka. Jadi
jangan biarkan mereka mengontrol dirinya sendiri dengan berbagai
perangkat elektronik. Si kecil dengan remote televisi yang membuatnya
bisa melakukan apa saja sesuka hati. Bahkan pasangan pun butuh
berkomunikasi. Awali hal ini dengan memulai pembicaraan berdua," jelas
Walsh.

Walsh mengambil alih keluarga ini dengan menyita seluruh alat
elektronik, bahkan oven sekalipun. Karena nyatanya, ketergantungan
dengan alat elektronik ini merenggangkan hubungan Steve dan istrinya.
Steve bahkan mengaku kepada Walsh bahwa ia merasa kurang mendapat
perhatian dan cinta. Begitupun dengan Rhonda yang merasa bersalah dan
khawatir hubungannya akan berakhir pada perceraian.

"Ini soal komunikasi dalam hubungan. Jika sudah seperti ini pasangan
harus saling berbicara mengenai fondasi dasar hubungan. Mulailah dengan
mengatakan 'I love you', lalu bicarakan apa yang dikhawatirkan atau
berbagai hal yang ingin dibicarakan," saran Walsh.

Pasangan juga harus menanggalkan semua alat elektronik dan lebih sering
merancang waktu bersama. Lakukan kencan berdua seminggu sekali, atau
ciptakan kebersamaan sebulan sekali bersama seluruh anggota keluarga.

"Meluangkan waktu bersama sebulan sekali lebih berarti daripada liburan
keluarga dua minggu setahun sekali," lanjutnya. Kuncinya, Anda perlu
merancang kegiatan yang menyatukan keluarga secara utuh, tanpa gadget
atau alat elektronik berteknologi canggih, karena terbukti komunikasi
langsung menyehatkan kehidupan keluarga.


Sumber:
*Editor: Dini*
http://female.kompas.com/read/2011/03/12/15451018/Teknologi.Bisa.Merusak.Hubungan.Keluarga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar