berselingkuh juga tidak sedikit. Menurut sebuah studi yang dilangsungkan
oleh Coffee and Company, sebuah biro pernikahan di Inggris, dari sekitar
3 ribu responden wanita, setidaknya 20 persen perempuan mengaku
berselingkuh. Sementara studi yang dilangsungkan situs askmen.com
menemukan 5 persen wanita pernah atau sedang berselingkuh dari
pasangannya, sementara kurang dari 3 persen pria mengakui pernah atau
sedang berselingkuh. Mengapa wanita berselingkuh? Berikut ini
alasan-alasannya:
*Balas dendam*
Menurut ahli hubungan, Seth Meyers, Psy.D, psikolog asal Los Angeles dan
pengarang dr Seth's Love Prescription, pria memiliki kognitif untuk
setia sama seperti wanita. Namun, hal ini tidak menghentikan wanita
untuk berselingkuh. Malahan, ada sebagian wanita yang merasa ingin balas
dendam jika pasangannya berselingkuh. Pria tidak emosional, jadi
biasanya mereka tidak bisa merasakan sakit yang sama kecuali ia
merasakan sendiri sakitnya, begitu tutur Bonnie Weil, Ph.D., penulis
Adultery: The Forgivable Sin. Wanita merasa berselingkuh adalah cara
untuk menyamakan kedudukan.
*Mencari peningkatan adrenalin*
Sebuah perselingkuhan adalah pengalaman yang melawan rutinitas,
mendebarkan, dan bahkan ada yang mengatakan, sebuah pelepasan stres.
Seorang perempuan berselingkuh kadang hanya ingin mendapatkan kesenangan
untuk memiliki lebih dari 1 pria yang mencintainya. Umumnya, seorang
istri akan mencoba menjelaskan dan memberi tahu suaminya bahwa ada
masalah dalam hubungan merea. Jika si suami tak berhasil membantu
mengatasi masalah hubungan itu, atau hanya menanggapi sekilas, si istri
baru kemudian berselingkuh karena merasa ia tak memiliki pilihan lain.
*Dorongan ego*
Siapa yang tak mau dipuja dan dipuji? Umumnya, pria selingkuhan akan
berusaha membuat si perempuan merasa sangat hebat dengan segala
kata-kata dan pujian untuk membuatnya merasa seksi dan menakjubkan tidak
seperti apa yang dilakukan oleh pasangannya yang sekarang. Berselingkuh
seringkali terjadi pada hubungan yang membuat si istri tidak merasa
terhubung secara emosional dengan pasangan yang sekarang.
Jika seorang istri merasa terabaikan atau merasa disia-siakan oleh
suaminya, ia akan menjadi rapuh dan dengan mudahnya berlari ke
perselingkuhan, baik emosional atau fisik, seorang pria yang membuatnya
merasa spesial dan diinginkan. Saat hubungan menegang antara 2 pasangan
sudah pasti masing-masing akan berusaha menyakiti ego, dan hal ini akan
membuka pintu terhadap masalah.
*Untuk mencari hubungan cinta*
Hubungan yang sudah berlangsung lama sangat berbeda dari hubungan yang
baru dimulai. Aliran kimiawi penuh cinta akan makin terhilang semakin
lama hubungan itu terjalin. Penurunan rasa cinta itu tidak bisa
dipungkiri, dan bisa terjadi, tetapi bisa dibuat tetap hangat. Penting
untuk menjaga dan menjaga kimia tersebut tetap menyala meski hubungan
cinta sudah lama terjalin. Misal, dengan melakukan ciuman 30 detik dan
peluk 20 detik, yang bisa meningkatkan level endorphin. Konflik
menciptakan gairah, sebuah pernikahan yang terlalu "adem-ayem", jarang
adu pendapat, jarang adu argumen, jarang keluarkan isi hati, justru bisa
mengarah ke perselingkuhan dari salah satu. Tentu bukan berarti konflik
itu harus berlaku setiap hari dan setiap saat.
*Ingin ketahuan*
Kebanyakan perempuan melihat perselingkuhan sebagai sebuah lubang
pelarian, khususnya para istri yang sudah punya anak. Jika ia sudah
memiliki anak, akan sulit untuk seorang perempuan meninggalkan suaminya
tanpa rasa bersalah. Tetapi perasaan bersalah itu akan berkurang jika
bukan ia yang memulai perpisahan itu. Alhasil, si istri akan mencari
cara mengurangi stres dan rasa bersalah dengan cara berselingkuh, toh
suaminya akan meninggalkannya.
*Bosan dengan kehidupan seksual*
Pasangan yang sudah bersama sekian lama seringkali mengeluhkan bahwa
hubungan seksualnya tidak sehangat dulu lagi, bahkan sudah tak ada lagi
hubungan seks. Hal ini bisa mendorong perempuan untuk mencari cara lain
untuk memuaskan hasratnya. Kadang wanita berselingkuh karena merasa
tidak ada spontanitas dalam hubungannya lagi. Kebosanan seksual bisa
jadi salah satu manifestasi dari hal itu. Gairah untuk melakukan
hubungan lebih sering dan berbeda tipe bisa membuat wanita muda
berselingkuh. Para istri yang usianya masih di awal 20an atau lebih muda
bisa mengarah ke perselingkuhan seperti pria, mereka juga ingin seks
yang lebih sering, seks yang berbeda, atau penasaran bagaimana rasanya
berhubungan seks dengan pria yang bukan suaminya.
*Merasa sendiri*
Saat seorang merasa bahwa ia dan suaminya tak lagi memiliki ketertarikan
yang sama, ia akan mendapati dirinya ke dalam perselingkuhan emosional
dengan pria yang memiliki ketertarikan yang sama. Namun, perselingkuhan
emosional bisa dengan cepat bergulir ke tingkatan yang lebih tinggi dan
menjadi perselingkuhan seksual. Tak sedikit perempuan yang berselingkuh
untuk mengisi kekosongan. Menurut Weil, berselingkuh mengangkat perasaan
kesendirian dan kekosongan. Ini merupakan sebuah bentuk rasa kelaparan
akan sebuah hubungan.
*Ingin mengulang masa lalu*
Kadang, mantan pacar mengingatkan seorang wanita bagaimana rasanya
menjadi seorang yang cantik dan diingini. Karena di masa berpacaran
dengan si mantan itu si perempuan merasa muda, seksi, lepas, menarik,
dan hidup kembali, si perempuan ingin kembali merasakan semua itu lagi.
*Perhatian dan petualangan*
Wanita dengan mudahnya bisa merasa disia-siakan, setelah bekerja 24 jam
di rumah, mengurus anak, membersihkan rumah, bahkan sebagian bekerja di
kantor juga. Perempuan butuh perasaan dihargai dan haus validasi. Mereka
pun ingin mencari kesenangan sesekali. Seorang perempuan yang merasa
kosong dan hampa dalam pernikahannya adalah seorang mangsa yang empuk
bagi tipe "bad boy".
Menurut sebagian psikolog berpendapat, jika Anda mencari alasan-alasan
terutama mengapa perempuan berselingkuh, kebanyakan dari alasan itu
sebenarnya bisa diatasi dengan seorang suami yang mau meluangkan waktu
untuk lebih mencintai, perhatian, mengasihi, dan kooperatif. Seorang
perempuan yang bahagia dalam hubungan pernikahannya tidak akan berselingkuh.
*Editor: Nadia Felicia*
*Sumber: ivillage*
http://female.kompas.com/read/2011/03/04/17400962/Alasan-alasan.Perempuan.Berselingkuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar