Selasa, 13 April 2010

Ponsel Bagi Difabel

YANKODESIGN.COM

*KOMPAS.com* - Kaum difabel (/people with different ability-red/) adalah
salah satu kaum minoritas yang masih terpinggirkan hak-haknya, termasuk
dalam hal ini pemenuhan atas kebutuhan teknologi. Teknologi yang semakin
hari semakin canggih tidak sejalan dengan penyesuaian teknologi tersebut
terhadap perbedaan yang mereka miliki. Padahal, sebagai manusia, kaum
difabel memiliki hak yang sama untuk memperoleh edukasi dan informasi.

Beruntunglah, masih terdapat ilmuwan-ilmuwan yang peduli dengan
kebutuhan khusus mereka. Maka diciptakanlah teknologi-teknologi canggih
yang cara operasionalnya disesuaikan dengan kebutuhan mereka dengan
tujuan agar perbedaan yang dimiliki oleh kaum difabel tidak menjadi
penghalang mereka untuk menikmati kecanggihan teknologi, menjadi manusia
yang "melek teknologi".

*Visual Sound
*
Pratt, mahasiswa Suhyun Kim cukup prihatin dengan kaum difabel tunarungu
dan ingin mereka untuk menikmati teknologi seperti halnya yang kita
lakukan. Visual Sound adalah sebuah ponsel untuk tuna rungu yang
mengubah input suara ke teks dan input teks ke suara.

Desain ini memiliki dua pilar praktis yang gulir samping untuk
mengekspos tampilan /roll-out/. Untuk berkomunikasi, difabel cukup
memasukkan teks ke dalam layar /touch screen/, yang akan dikonversi
menjadi suara simulasi untuk orang di ujung telepon dan sebaliknya.

Kelemahannya terdapat pada waktu yang dibutuhkan untuk input teks dan
mengkonversi ke suara. Hal itu dapat mencegah panggilan jarak jauh, tapi
satu sisi jauh lebih baik dan manusiawi dibandingkan meminta orang lain
untuk menjadi penerjemah.

*Squibble
*
Proyek ini disebut "Squibble Portable Braille Interface". Pada dasarnya
adalah mesin pesan teks untuk difabel tunanetra. Perangkat ini berfungsi
dengan baik menggunakan karakter braille dan simbol-simbol lain mudah
dikenali pada grid titik sentuhan unik. Setiap titik singgung dengan
bekerja di lain yang menghadirkan keypad interaktif yang sangat baik.
Pad juga bekerja dengan pewarnaan kontras tinggi untuk membantu dalam
belajar jika pengguna secara bertahap kehilangan penglihatan. sangat
fashionable. Saat ini sedang diteliti dan dikembangkan untuk produksi.

Dampak kehadiran ponsel bagi kaum difabel tersebut akan menghadirkan
manfaat-manfaat yang sangat terasa bagi kehidupan mereka sehari-hari.
Dalam bidang komunikasi, perbedaan yang mereka miliki tidak akan menjadi
hambatan yang berarti bagi proses komunikasi yang mereka lakukan dalam
kehidupan sehari-hari. Kehadiran ponsel bagi difabel ini juga akan
menumbuhkan rasa percaya diri bagi mereka serta menumbuhkan keyakinan
bahwa mereka dapat menikmati kecanggihan teknologi seperti halnya kaum
mayoritas pada umumnya.

Penciptaan teknologi bagi difabel juga adalah bukti bahwa perbedaan yang
mereka miliki tidak dapat dijadikan alasan untuk perlakuan diskriminasi,
termasuk dalam hal minimnya pengadaan alat teknologi dan informatika
bagi mereka.

Di bidang ekonomi, munculnya satu perusahaan yang peduli terhadap
penyediaan teknologi bagi difabel akan memunculkan "gairah" persaingan
bisnis yang baru di antara perusahaan-perusahaan teknologi lainnya. Hal
tersebut akan menghasilkan efek positif terhadap difabel, yakni dengan
maraknya bermunculan barang-barang teknologi terbaru yang sesuai dengan
kebutuhan mereka.

Di bidang politik, kehadiran teknologi bagi difabel akan memungkinkan
para calon elite politik untuk berkampanye politik melalui media-media
yang tidak hanya dapat diakses oleh kaum mayoritas (baca: "normal"),
tetapi juga kaum minoritas seperti difabel. Dengan adanya teknologi bagi
kaum difabel dapat memicu peningkatan partisipasi difabel dalam kegiatan
politik seperti pemilu.(*Deandra Syarizka*)
*
Sumber: Kompasiana*
<http://teknologi.kompasiana.com/2010/04/06/ponsel-bagi-difabel/>
http://tekno.kompas.com/read/xml/2010/04/13/12280183/Ponsel.Bagi.Difabel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar