Jumat, 06 Mei 2011

NASA Buktikan Teori Relativitas Einstein

"Saat bumi berotasi, madu di sekitarnya membentuk pusaran, begitu pula
ruang dan waktu."


Alat pengukur gravitasi milik Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA,
berhasil membuktikan dua asumsi kunci yang dicetuskan Albert Einstein
dalam teori relativitas. Teori ini dicetuskan oleh Einstein pada 52
tahun yang lalu.

Misi The Gravity Probe-B (GP-B) diluncurkan pada tahun 2004 untuk
mempelajari dua asumsi Einstein. /Pertama/, mengenai efek geodesi,
atau adanya lengkungan ruang dan waktu di sekitar gravitasi. /Kedua/,
asumsi mengenai /frame-dragging/, yang menjelaskan jumlah struktur
ruang-waktu yang terpilin akibat rotasi suatu massa.

"Bayangkan bumi seakan-akan terbenam di benda seperti madu," kata
Francis Everitt, peneliti Stanford University yang juga peneliti utama
GP-B. "Ketika bumi berotasi, madu di sekitarnya akan membentuk pusaran
yang mengikuti (/swirl/), begitu pula dengan ruang dan waktu,"
demikian analogi Everitt.

Gravity Probe-B menggunakan empat /gyroscope /(pengukur orientasi)
dengan tingkat ketepatan ultra tinggi untuk mengukur dua hipotesa
gravitasi ini. Alat ini kemudian mengkonfirmasi kedua efek gravitasi
dengan mengarahkan alat ini ke bintang yang disebut IM Pegasi, untuk
menciptakan presisi yang netral.

Jika gravitasi tidak berdampak terhadap ruang dan waktu, maka
/gyroscope/ GP-B akan menunjuk ke arah yang sama saat probe itu berada
di kutub orbit sekitar bumi. Bagaimana pun, /gyroscopes /memiliki
perubahan kecil tapi terukur terhadap arah putaran daya tarik bumi.

"Hasil misi ini akan memiliki dampak jangka panjang terhadap teori
yang dimiliki ahli fisika," kata Bill Danchi, ahli antrofisika dan
pengamat di Markas Nasa di Washington.

"Setiap teori yang meragukan teori Einstein dalam hal relativitas umum
akan mencoba untuk mencari hasil pengukuran yang tepat dari yang telah
dilakukan GP-B," lanjut Danchi.

Hasil ini menjadi proyek terpanjang yang dilakukan NASA, yang telah
terlibat dalam penelitian gyroscope untuk relativitas sejak 1963.

Penelitian dan percobaan yang dilakukan selama berpuluh tahun ini
telah merintis teknologi untuk mengendalikan gangguan yang bisa
mempengaruhi pesawat ulang-alik, seperti daya tarik aerodinamis, medan
magnet, dan variasi hawa panas. Lebih jauh, misi pelacak bintang dan
/gyroscope/ NASA merupakan alat dengan presisi tertinggi yang pernah
didesain dan diproduksi.


http://teknologi.vivanews.com/news/read/218838-nasa-buktikan-teori-relativitas-einstein

Tidak ada komentar:

Posting Komentar